Kontrak pengiriman itu tiga juta ton metrik per tahunnya ke TNBF untuk memasok pembangkit listrik. "Kami akan merambah bisnis energi dari hulu hingga hilir seiring perubahan dengan mengembangkan bisnis ke berbagai sumber energi, seperti energi terbarukan dan bahkan menjadi produsen dan pemasok energi listrik. Perseroan masuk ke bisnis energi juga merupakan bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam ketahanan energi nasional," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (11/10).
Dijelaskannya, untuk mendukung penjualan batu bara, Exploitasi Energi Indonesia juga berencana mengembangkan coal terminal dan pelabuhan yang sekarang dimiliki seluas 48 hektare (ha) yang berada di Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, serta meningkatkan kapasitas produksi dari 3 juta ton per tahun menjadi 10 juta ton per tahun. Sebelumnya, perseroan juga mendapat kontrak penjualan batu bara selama lima tahun. Perseroan dipercaya PT PLN (persero) memasok batu bara bagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).[dni/E-7]
© Koran Jakarta
0 comments:
Post a Comment