0

Melek Teknologi Tinggi, Ini Robot-robot Militer Indonesia

 Robot ini digunakan untuk tugas yang tak bisa dilakukan manusia.

http://us.media.viva.co.id/thumbs2/2011/04/21/109467_personel-gegana-bawa-robot-penjinak-bom_209_157.jpg
Personel gegana bawa robot penjinak bom
Staf Ahli Menteri Riset dan Tekhnologi Bidang Pertahanan Keamanan, Hari Purwanto, mengatakan militer Indonesia sudah sejak lama akrab dengan peralatan berteknologi tinggi.  

"Kalau untuk robot penjinak bom indonesia sudah menggunakannya sejak dulu," jelas Hari ketika ditemui dalam acara olimpiade robot se-Indonesia di gedung SMESCO, Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2012.

Menurut Hari, robot-robot dengan teknologi canggil sudah banyak digunakan oleh kepolisian. Bahkan dengan modifikasi yang dilakukan, robot yang dipakai kini lebih kecil dan ringan sehingga bisa menjangkau ruang-ruang sempit.

Selain robot penjinak bom, pihak militer Indonesia juga mulai banyak menggunakan robot jenis lain untuk menunjang aktivitasnya. Salah satunya adalah robot pesawat tanpa awak untuk kegiatan mata-mata.

Robot pesawat mata-mata yang dinamai "unman" ini bisa membawa kamera untuk merekam gambar dan foto sekaligus mengirimkannya.

Polri juga memiliki robot helikopter dengan empat baling-baling yang berfungsi sama. Tak jarang helikopter ini juga dipakai untuk memantau kemacetan di jalan raya.

Disamping kegiatan militer, Hari mengungkapkan, kepolisian juga memiliki sejumlah robot karya LIPI yang bisa digunakan untuk memantau kondisi di lokasi bencana alam. Robot ini juga bisa dipakai untuk meninjau keadaan alam seperti gunung berapi.

"Yang jelas saat ini Indonesia sudah mengembangkan robot untuk menggantikan pekerjaan yang kira-kita berbahaya jika dikerjakan oleh manusia," katanya. (umi)

0

40 Jenis Mobil Akan Dilarang Minum BBM Bersubsidi  

http://image.tempointeraktif.com/?id=137989&width=200Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan mengeluarkan larangan penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi oleh kendaraan pribadi. Akan ada kurang-lebih 40 jenis kendaraan yang dilarang menggunakan BBM bersubsidi.

"Pembatasannya berdasarkan merek mobil, jenis, dan tahun pembuatan. Rencananya, tahun pembuatannya di atas 2005," kata Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto ketika dihubungi Tempo, Jumat, 7 September 2012.

Djoko mengatakan mekanisme ini akan lebih mudah diterapkan daripada pembatasan dengan ukuran mesin karena petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) akan lebih mudah membedakan kendaraan yang dilarang.

Selain kendaraan mewah milik pribadi, Djoko mengatakan, taksi eksekutif juga akan dilarang menggunakan BBM bersubsidi. "Aturan ini akan kami buat bertahap, terus diperketat sampai mana batas kemampuan masyarakat. Misalnya, sekarang Kijang Innova masih boleh pakai BBM bersubsidi, nanti perlahan-lahan kami batasi juga," kata Djoko.

Djoko mengatakan saat ini draf aturan itu sudah siap dan akan dibahas lagi dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pekan depan mengenai merek-merek kendaraan yang beredar di Indonesia.

Setelah pembahasan dengan Gaikindo, BPH akan menggelar diskusi dengan pihak-pihak terkait lainnya. "September ini aturannya keluar. Paling lambat akhir September, tetapi lebih cepat lebih baik," kata Djoko.

Djoko mengakui proses pembuatan aturan larangan BBM bersubsidi ini memakan waktu panjang. Soalnya banyak pihak yang harus diajak untuk berdiskusi, termasuk dengan pelaku industri otomotif.

Rencana pembatasan penggunaan BBM bersubsidi oleh kendaraan tertentu sempat muncul pada April 2012, namun tak kunjung direalisasikan. Ketika itu, kendaraan dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke atas tidak lagi boleh mengkonsumsi BBM bersubsidi.

BPH Migas mengatur peruntukan BBM bersubsidi sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu. Dalam ketentuan itu disebutkan penetapan alokasi volume jenis BBM tertentu untuk masing-masing konsumen pengguna jenis BBM tertentu ditetapkan oleh badan pengatur.

Pembatasan ini dilakukan untuk mengerem penyaluran BBM bersubsidi yang diperkirakan tahun ini mencapai 46 juta kiloliter sampai 47 juta kiloliter. Pembatasan penggunaan BBM bersubsidi diharapkan dapat menekan konsumsi sebesar 2 juta kiloliter sampai 3 juta kiloliter.

0

UII Gelar Olimpiade Sains Nasional

http://image.tempointeraktif.com/?id=137968&width=200Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia Yogyakarta menggandeng PT Pertamina menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2012 di Kampus Terpadu UII Yogyakarta pada 25 September dan 8 Oktober 2012.

Kegiatan yang mengambil tema Mencetak Generasi Sobat Bumi Berprestasi itu merupakan ajang kompetisi sains tingkat nasional bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

»Olimpiade ini merupakan kali kelima dan digelar untuk mengembangkan potensi peserta pendidikan tinggi di Indonesia di bidang ilmu sains,” kata Dekan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam UII Yogyakarta Yandi Syukri, Jumat, 7 September 2012.

Yandi mengungkapkan kegiatan ini akan diikuti tak kurang 30 perguruan tinggi di Indonesia. »Dari perwakilan itu setidaknya akan ada 1000 mahasiswa yang turut serta,” kata dia.

OSN 2012 diharapkan membuat para mahasiswa memiliki penguasaan sains secara komprehensif, serta membangun kesadaran pentingnya berprestasi. Materi OSN kali ini meliputi bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Joko Santoso dalam sambutannya menyatakan dalam sains diperlukan kesabaran, tekun, riset dan inovasi sehingga bisa menjadi energi terbarukan. »Adanya OSN Pertamina ini menjadi wahana membangkitkan jiwa dari mahasiswa melakukan berbagai upaya yang berkaitan dengan riset, sehingga muncul inovasi baru,” katanya.

0

Dapat Proyek Senilai Rp 7 T, PT DI Menggeliat

http://www.beritasatu.com/media/images//medium/07092012184850.jpgPekerja menyelesaikan pembuatan bagian sayap (Inboard Outboard Fixed Leading Edge) untuk Pesawat Airbus A 380 di Hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/10). PT Dirgantara Indonesia mendapat pesanan perakitan untuk bagian sayap komponen Airbus A-380 dan A-320 untuk pesawat komersial Airbus yang dikirim ke Inggris JG Photo/ Rezza Estily

Airbus diperkirakan terus memesan komponen maupun pesawat dari PT DI.

PT Dirgantara Indonesia mendapat proyek senilai Rp 7 triliun yang harus diselesaikan dalam tiga tahun.

Hal itu disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan, di Kantor Kementerian BUMN, di Jakarta, hari ini. Menurut Dahlan, PT DI mengakui dalam sejarah perusahaan belum pernah mendapatkan pekerjaan sebanyak itu.

Pesanan berdatangan dari luar negeri baik untuk pesawat terbang maupun komponen pesawat. Proyek itu meliputi pembuatan pesawat jenis sayap tetap CN-212, 68 helikopter serta pembuatan komponen pesawat komersial untuk Airbus A320, A330, A340, A380, dan A350.

"Jadi kalau lihat pesawat Airbus A380 yang gagah itu, itu bagian dari sayapnya buatan Bandung dengan kontrak 'lifetime'," tuturnya.

Dahlan mengklaim, sepanjang perusahaan Airbus masih aktif, maka diperkirakan terus memesan komponen maupun pesawat dari PT DI. Bahkan, nilai kontrak pembuatan komponen telah mencapai 25 persen dari keseluruhan omzet PT DI.

Selain Airbus, PT DI juga menjadi subkontrak dari Boeing. Dalam kerja sama ini, pihak Boeing di Amerika Serikat memesan komponen dari Korea dan pemasok dari Korea menginginkan komponen buatan PT DI. Saat ini, ada ribuan komponen pesawat dengan bentuk lebih kecil.

Dahlan menyebutkan, PT DI akan menerima pekerjaan pembuatan pesawat dari Spanyol. Pihak Spanyol akan mengirimkan beberapa komponen pesawatnya ke PTDI. Saat ini, terdapat 25-50 insinyur PTDI yang tengah berada di Spanyol untuk mendalami teknologi pembuatan CN-295.

Menyoal tambahan modal dari pemerintah, Dahlan menuturkan bahwa pemerintah sudah memberikan suntikan modal sekitar Rp 1 triliun tahun lalu untuk PT DI. Saat ini, neraca keuangan perseroan menjadi baik dan layak mendapatkan pinjaman.

Seiring membaiknya neraca, PT DI mendapatkan pesanan dari Kementerian Pertahanan. Tapi, dana Kemenhan baru menunggu pengucuran dari APBN. Untuk merealisasikan proyek tersebut, PT DI disetujui untuk mencari pinjaman senilai Rp 1 triliun.

"Saya cek pinjaman ke BRI itu lancar atau tidak. Ternyata lancar sekali. Ke depannya, PT DI akan terus melakukan pinjaman perbankan karena proyek yang diperolehnya," ucapnya.

0

Latihan bikin robot bagi guru SD

http://img.antaranews.com/new/2012/04/small/2012040556.jpgKudus - Puluhan guru Srekolah Dasa Islam Terpadu (SDIT) untuk wilayah eks-Keresidenan Pati, Jawa Tengah, pada Jumat mendapatkan pelatihan membuat robot.

Menurut Kepala Sekolah SDIT Al Islam Kudus, Istifainzah, di Kudus, pelatihan membuat robot tersebut diikuti sebanyak 24 guru dari 12 sekolah Islam terpadu di wilayah eks-Keresidenan Pati.

Guru yang mendapatkan pelatihan tersebut akan meneruskan ilmunya bagi para pengajar lain maupunbagi para siswa SD di sekolahnya masing-masing.

Peserta pelatihan, katanya, tidak hanya sekadar mendapatkan materi, karena mereka juga langsung praktik untuk membuat robot.

"Pelatihan digelar sejak pagi hingga malam hari. Pada malam ini merupakan sesi praktik membuat robot," ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, dihadirkan salah satu pakar robot nasional, yakni Arief Andhi Yudanarko yang sudah berpengalaman di bidang pembuatan robot.

"Peserta pelatihan akan dilatih membuat tiga jenis robot, yakni robot soccer man, robot obstacle avoider, dan robot light," ujarnya.

Nantinya, kata dia, masing-masing SDIT diharapkan bisa membuka kegiatan ekstra membuat robot.

Ia mengemukakan, upaya mengembangkan ekstra membuat robot tidak mudah, karena dibutuhkan dukungan semua pihak, termasuk siswa dan orang tua siswa karena membutuhkan biaya.

Akan tetapi, dia optimistis hal itu akan terwujud mengingat keahlian membuat robot hampir dimiliki pelajar di setiap sekolah di berbagai tingkatan.

Untuk itu, ia mengemukakan, perkembangan teknologi modern, terutama di bidang pembuatan robot perlu diperkenalkan sejak dini, agar siswa SD juga memiliki keahlian di bidang teknologi.

Dengan memperkenalkan teknik membuat robot sejak dini, menurut dia, maka diharapkan bakat yang dimiliki siswa bisa dikelola dengan baik.

Peserta pelatihan masih mempraktikkan cara membuat robot di aula SDIT Al Islam Kudus.(U.KR-AN/Z002)

0

"Repository" ITS raih peringkat 19 versi Webometric

Surabaya - "Repository" (penyimpanan pustaka ilmiah dalam bentuk digital) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meraih peringkat 19 di dunia versi "Webometric" (sistem penilaian terhadap perguruan tinggi terbaik di dunia melalui laman/situs).

"Penilaian Webometrics terhadap 1.240 repository institusi di seluruh dunia itu juga menempatkan ITS meraih peringkat kedua tingkat Asia dan peringkat pertama tingkat nasional," kata Kepala Perpustakaan ITS Drs Mansur Sutedjo SIP di Surabaya, Jumat.

Menurut dia, sejak munculnya perpustakaan digital (digital library), maka masyarakat tak perlu bersusah payah mencari satu di antara puluhan baris judul buku.

"Konsep repository (penyimpanan pustaka dalam bentuk digital) juga berlaku di Perpustakaan ITS Surabaya. Tak hanya memperoleh kemudahan, kini repository Perpustakaan ITS kembali menempati peringkat pertama di Indonesia," katanya.

Penilaian terhadap perguruan tinggi terbaik di dunia melalui laman/situs/website pada September 2012 itu memosisikan ITS menduduki peringkat pertama nasional untuk keempat kalinya, padahal sebelumnya menduduki peringkat ke-64 di tingkat nasional.

"Awalnya, Perpustakaan ITS mendapat bantuan aplikasi program perpustakaan digital pada tahun 2004, kemudian terus berlanjut sampai 2007 sudah bisa unggah (upload) 1.500 tesis yang hanya memuat judul, abstrak, dan daftar isi," katanya.

Walau begitu, Mansur dan timnya menghadapi banyak kendala. "Kami pernah menghadapi ulah `hacker` (peretas) dan juga kecemasan sivitas akademika ITS untuk mempublikasikan karya mereka terkait plagiarisme," katanya.

Ia menilai kekhawatiran itu sebenarnya tidak perlu, karena karya yang dibaca banyak orang itu dapat melahirkan referensi baru dan jika ada plagiarisme justru akan ketahuan orang banyak.

"Namun, untuk menanggulangi kekhawatiran tersebut, Perpustakaan Digital ITS pun menggunakan sistem viewer dan watermark dalam setiap tulisan yang dipublikasikan. Sistem itu kami pelajari dari UK Petra, namun kami tidak mendapatkan software, melainkan kami coba membuat sendiri dengan SDM yang ada," katanya.

Sistem "viewer" memberikan fasilitas bagi anggota perpustakaan digital ITS untuk dapat membaca tulisan yang diinginkan tanpa fasilitas mengunduh, sedangkan sistem "watermark" memberikan identitas pada setiap halaman dokumen agar tidak dapat disalin oleh pembaca.

"Tapi, sistem viewer dan watermark itu tak langsung membuat sivitas akademika berminat melakukan publikasi karya ilmiah hingga akhirnya rektor menerbitkan surat keputusan mengenai wajib serah simpan karya ilmiah," katanya.

Atas kewajiban itu, maka dalam setiap momen wisuda, staf perpustakaan dapat menerima sekitar 2.000 judul tugas akhir untuk dipublikasikan. "Kami keberatan beban, sampai akhirnya diciptakan sistem upload mandiri untuk mahasiswa dan dosen," katanya.

Hingga kini, pengembangan repository Perpustakaan ITS masih menghadapi beberapa kendala teknis, misalnya kapasitas server yang perlu ditingkatkan dan developer juga hanya ada satu. "Kita masih butuh developer yang paham bahasa pemprograman dan jaringan," katanya.

0

Eropa Bisa Belajar dari Indonesia

http://static.republika.co.id/uploads/images/square/krisis-eropa-ilustrasi-_120118164256-812.jpgDenhaag, Wakil Perdana Menteri Belanda Maxime Verhagen mengakui Eropa yang sedang dilanda krisis keuangan dapat belajar banyak dari Indonesia dalam mengatasi krisis serta dalam mewujudkan harapan baru.

Maxime Verhagen menyampaikan hal itu dalam sambutannya sebagai tamu kehormatan pada Resepsi Diplomatik dalam rangka peringatan HUT ke-67 Proklamasi Kemerdekaan RI di Wisma Duta Wassenaar, Belanda, Rabu (6/9) waktu setempat.

Dalam acara tersebut Maxime Verhagen menerima nasi tumpeng berwarna kuning dari Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, Retno L.P. Marsudi di hadapan lebih dari 400 tamu undangan, demikian menurut keterangan Pers KBRI Denhaag yang dikutip dari kantor berita Antara Jumat (7/9).

Wakil PM Maxime Verhagen menyampaikan ucapan selamat kepada Dubes RI dan menekankan pentingnya diperkuat kerja sama bilateral di bidang pengelolaan air antara Indonesia dan Belanda serta menyambut baik kemajuan yang pesat pelaksanaan sistem demokrasi dan penghormatan nilai-nilai hak asasi manusia dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Dikatakannya, Indonesia yang dilanda krisis keuangan pada tahun 1998 dengan rasio hutang mencapai 400 persen dari GDP, terbukti mampu menekan sampai hanya 25 persen dari GDP dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Indonesia bahkan dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2 persen per tahunnya.

Ditambahkannya, Belanda dengan Pelabuhan Rotterdam dan Bandara Schiphol tetap menjadi pintu gerbang komoditi Indonesia ke wilayah Eropa dan dewasa ini semakin banyak mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Belanda.

Di sektor perdagangan, Indonesia menjadi mitra perdagangan bilateral ketiga terbesar di wilayah Asia, setelah China dan India, ujarnya.

0

UI akan tampilkan ratusan hasil riset

"Riset tersebut tentunya akan memaparkan capaian yang dihasilkan UI dalam lima tahun terakhir ini,"

Depok - Universitas Indonesia (UI) akan menampilkan ratusan hasil riset baik karya dosen maupun mahasiswa dalam Gelar Ilmu UI 2012 pada 12-13 September 2012.

"Riset tersebut tentunya akan memaparkan capaian yang dihasilkan UI dalam lima tahun terakhir ini," kata Ketua Panitia Penyelenggara Gelar Ilmu UI 2012, Dr.rer.net Yasman, di Depok, Kamis.

Ia mengatakan dengan adanya Gelar Ilmu UI 2012 diharapkan dapat merefleksikan kinerja riset yang dilakukan dosen dan mahasiswa UI. Riset bermuara pada masyarakat dan industri. Komitmen Universitas Indonesia (UI) sebagai "World Class Research University" diwujudkan dalam penyelenggaraan pameran hasil inovasi riset dan program pengabdian masyarakat para sivitas akademika UI bertajuk "Gelar Ilmu UI 2012".

Menurut dia kegiatan yang bertemakan "Menjadi Universitas Riset : Wujud Sumbangsih Keilmuan Universitas bagi Bagi Bangsa dan Dunia" akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Mohammad Nuh di Balairung UI, Kampus Depok.

Menurut dia beragam capaian inovasi riset dan pengabdian masyarakat sivitas akademika

UI akan ditampilkan secara interaktif melalui rangkaian kegiatan Gelar Ilmu UI 2012. Seminar dan talkshow, workshop, yang membahas berbagai tema terkait pengembangan riset kampus dan aplikasinya kepada masyarakat dan industri.

Ia mencontohkan pembahasan konsep universitas riset, penerapan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada hasil riset, komersialisasi invensi, dan kegiatan temu bisnis yang mempertemukan periset UI dengan kalangan industri.

Sementara itu Kepala Kantor Komunikasi UI Siane Indriani mengatakan tampilan gelar ilmu UI akan berbeda capaian riset dan program pengabdian masyarakat UI yang dikemas dengan konsep edukasi dikombinasikan dengan konsep hiburan yaitu kegiatan Fun Science.

"Berbagai temuan dan fakta unik dalam bidang sains akan ditampilkan dalam beragam display inovasi riset dan melibatkan interaksi pengunjung melalui kegiatan eksperimen unik, games dan kuis," katanya.

Kegiatan Fun Science juga diramaikan dengan pertunjukan teatrikal "chemical experimental class", demonstrasi eksperimen (fisika, kimia dan biologi) oleh tim Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI beserta Siswa SMU se-Jabodetabek. Konsep Fun Science diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat mengenai dunia riset yang identik dengan hal rumit dan berat menjadi kegiatan riset yang menyenangkan serta menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas.

Kegiatan Students Research Colloquium merupakan kompetisi ilmiah di bidang sosial humaniora yang diharapkan dapat menghasilkan kajian riset untuk diterbitkan dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi atau pun jurnal ilmiah internasional.

Adapun biaya akomodasi para peserta yang mengikuti kegiatan Students Research Colloquium dibiayai oleh UI. Para pengunjung Gelar Ilmu UI adalah kalangan akademisi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa S1 hingga S3, masyarakat dan para siswa SMU.

Lebih lanjut ia mengatakan Gelar Ilmu UI merupakan agenda kegiatan lima tahunan dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007 yang dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir yaitu 2008-2012, hasil capaian riset dan program pengabdian masyarakat UI meningkat secara signifikan.

Dikatakannya UI telah menghibahkan dana kepada 1.587 kegiatan riset, dengan total dana riset mencapai Rp 18,29 Miliar di tahun 2012. Atas pencapaian tersebut, kegiatan Gelar Ilmu UI 2012 diharapkan dapat membuka dan memperluas wawasan masyarakat akan beragam capaian riset dan program pengabdian masyarakat yang dihasilkan UI dalam mendukung penyelesaian berbagai permasalahan bangsa.

"Gelar Ilmu UI diharapkan dapat memberikan dan membagi pengalaman pencapaian research university bagi perguruan tinggi di Indonesia," katanya.(F006/Y008)