0

New Suzuki SX4 dibekali fitur menggiurkan!


New Suzuki SX4
City car crossover anyar Suzuki SX4 yang dihadirkan di Geneva Motor Show 2013 ini dibekali berbagai fitur baru. New SX4 ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menjadi jawaban penting untuk banyak orang.

Dengan dimensi yang menjadi lebih besar dibanding model lama New Suzuki SX4 menjanjikan segalanya menjadi lebih. Di mana tingkat kenyamanan lebih baik berkat wheelbase lebih panjang 100mm. Ruang bagasi juga menjadi lebih luas hingga kapasitas 430lt.

Yang paling menarik dari New SX4 adalah performa mesin baru yang akan diusungnya. Jantung pacu akan ada 2 pilihan bensin dan diesel yang masing-masing menggunakan kapasitas 1.6 liter. Dan bahkan kedua model ini juga akan tersedia pilihan penggerak roda all-wheel drive (AWD) bagi yang menyukai petualangan semi off-road.

Untuk pilihan penggerak AWD, New Suzuki SX4 memiliki fitur yang dinamakan ALLGRIP technology. Dengan fitur teknologi ini tersedia 4 pilihan mode berkendara yang bisa disesuaikan kebutuhan pengendara saat menghadapi berbagai medan.

Performa mesin akan ditunjang dengan pilihan sistem transmisi manual 5 percepatan untuk mesin bensin. Dan manual 6 percepatan untuk versi mesin diesel. Sedang untuk versi otomatis akan mendapat 7 percepatan CVT dengan paddle shifts di lingkar kemudi dan tersedia untuk kedua model mesin.

Fitur menarik terakhir pada city car hatchback Suzuki ini adalah adanya double sliding panoramic sunroof yang diklaim pertama di dunia untuk kelas city car. Kabar menariknya Suzuki akan pasarkan generasi terbaru ini mulai tahun ini namun pastinya kapan masih menjadi rahasia.

Source: Otosia
0

KEMHAN Klarifikasi Proyek KFX

Pesawat KFX

Inilah proyek bersama antara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) dalam pembuatan pesawat tempur canggih "Korean Fighter eXperiment (KFX)" yang akhirnya dibatalkan secara sepihak oleh Korsel. [indonesian-military.blogspot.com]

JAKARTA€ - Kementerian Pertahanan menyatakan, proyek pengembangan Korean Fighter Xperiment (KFX) - Indonesian Fighter Xperiment (IFX) yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia bersama dengan Korea Selatan melalui Defense Acquisition Program Administration (DAPA) tertunda.

"Penundaan ini akan berdampak terhadap rencana anggaran yang telah disiapkan pemerintah, dimana pagu indikatif anggaran sebesar Rp 1,1 triliun tidak mungkin terserap sepenuhnya," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan Brigjen TNI Sisriadi, di Jakarta, Selasa (5/3).

Ia mengatakan, proyek produksi bersama pesawat KFX antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah disetujui pada tahun 2011 telah berhasil menyelesaikan tahap pertama yaitu Technology Development Phase (TD Phase) pada Desember 2012.

Dalam pelaksanaan TD Phase selama 20 bulan pihak Indonesia dan Korea telah membentuk Combine R&D Centre (CRDC) dan telah mengirim sebanyak 37 engineer Indonesia yang merupakan kerjasama kedua negara di CRDC untuk melaksanakan perancangan pesawat KF-X/IF-X bersama Engineer Korea.

Namun, kata dia, didalam perjalanan mengikuti perkembangan politik dan ekonomi yang sedang terjadi, Pemerintah Korea Selatan melalui surat resmi yang dikirim oleh pihak DAPA, pihak Korea berinisiatif untuk menunda pelaksanaan produksi selama 1,5 tahun (hingga September 2014).

Penundaan ini disebabkan oleh belum adanya persetujuan Parlemen ROK untuk menyediakan anggaran yang diperlukan guna mendukung terlaksananya tahap EMD Phase (Engineering and Manufacturing Development Phase) Program.

Sisriadi menjelaskan, ada tiga tahap dalam proyek pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X, tahap pertama, 'technical development'. Kedua, 'engineering manufacture' dan ketiga, pembuatan prototipe.

"Tahap yang ditunda adalah tahap kedua. Pada masa penundaan, pemerintah ROK akan melaksanakan 'Economic Feasibility Study' terhadap program ini," kata Kapuskom Publik Kemhan.

Sehubungan dengan hal tersebut, kata mantan Kadispenad ini, pemerintah Korea tidak akan melakukan terminasi Program Pengembangan pesawat Tempur KF-X/IF-X, mengingat dana yang sudah dikeluarkan Pemerintah ROK sangat besar.

Penekanan untuk tidak akan melakukan terminasi Program ini ditegaskan dalam Joint Committee ke-4 pada tanggal 10-11 Desember 2012 lalu.

Ia mengatakan, dalam menyikapi wacana itu Indonesia telah mengintensifkan langkah-langkah penyiapan alih teknologi dengan kegiatan antara lain Operasionalisasi DCI (Design Centre Indonesia) untuk memetakan dan mengembangkan kompetensi SDM yang telah terbentuk selama fase awal yaitu Technology Development Phase (TDP).

Selain itu, akan dilakukan penguatan industri pertahanan dalam negeri yang akan terlibat dalam program ini, dan Technology Readiness (kesiapan teknologi).

Pemerintah Indonesia saat ini belum mengeluarkan dana untuk tahapan EMD. "Dengan penundaan ini diharapkan kesiapan Indonesia dalam program KF-X/IF-X ini akan semakin baik. Dalam kaitannya dengan dana share, pemerintah Indonesia belum mengeluarkan dana untuk Program EMD Phase ini, dana share yang sudah dianggarkan di tahun anggaran 2013 belum disalurkan," ujarnya.

Program pengembangan itu diperkirakan membutuhkan dana total sekitar 5 miliar dolar Amerika dimana share pemerintah Indonesia adalah 20 persen dari total pembiayaan.

Namun meski hanya 20 persen dari total pembiayaan, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terlibat dalam seluruh proses perancangan dan produksi yang meliputi Technology Development Phase (TD Phase), Engineering and Manufacturing Development Phase (EMD Phase), Joint Production and Joint Marketing.

Dari investasi yang diberikan itu, Indonesia akan mendapatkan 20 persen dari pembuatan pesawat (Workshare) dan 20 persen dari penjualan pesawat terbang.

Di hubungi terpisah, Anggota Komisi I DPR RI, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, seharusnya dalam bekerja sama dengan negara manapun diperlukan ketelitian mempelajari perjanjian kerja samanya.

"Saya dapat masukan ada beberapa istilah dalam berbagai perjanjian jual beli atau kerjasama pengembangan alutsista yang multitafsir," katanya.

Politisi Partai Hanura ini mengatakan, penundaan proyek KFX/IFX dengan Korea Selatan dan dapat merugikan Indonesia itu sesungguhnya tak perlu terjadi bila selalu melakukan riset sebelum kerja sama.

"Kita sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, jangan mau didikte oleh negara manapun dalam pelaksanaan politik luar negeri kita," ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar Kemhan memakai ahli bahasa dalam membuat MoU untuk mencegah adanya multitafsir seperti yang banyak terjadi dalam MoU yang ada saat ini. Apalagi, dalam UU Industri Pertahanan telah disepakati tidak boleh ada "kondisionalitas politik" ketika ada impor alutsista.

"Itu justru akan melegalkan kondisionalitas politik atas dasar HAM. Memang kita harus jelas dan tegas hadapi 'double standard' dari kata-kata yang ada," ucap Nuning sapaan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati.[Ant/L-8]f
0

DPR Minta Pemerintah Teliti Penundaan Program Pesawat Tempur


Jakarta | Komisi I DPR menyayangkan kerja sama pembuatan pesawat tempur Korean Fighter-Xperiment (KF-X)/Indonesian Fighter-Xperiment (IF-X) yang tidak berjalan mulus. Seharusnya, dalam menjalin hubungan kerja sama pemerintah teliti mempelajari nota kesepahaman (MoU).

"Saya dapat masukan ada beberapa istilah dalam berbagai perjanjian jual beli atau kerja sama pengembangan alutsista yang multitafsir," ujar anggota Komisi I DPR Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, Selasa (5/3).

Seharusnya, lanjut dia, pemerintah tidak akan rugi jika Kementerian Pertahanan melakukan riset sebelum menjalin kerja sama. Apalagi sebagai negara penganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia tidak selayaknya didikte negara lain.

Ke depannya, Susaningtyas menyarankan agar Kemenhan memakai ahli bahasa untuk dilibatkan dalam pembuatan MoU. Itu penting untuk mencegah adanya multitafsir dalam kerja sama pembuatan pesawat tempur generasi 4,5 itu.

Terlebih, di dalam Undang-Undang Industri Pertahanan telah disepakati tidak boleh ada 'kondisionalitas politik' ketika pemerintah memilih kebijakan impor alutsista.

"Seyogyanya, kita harus egois di mana kepentingan Indonesia harus kita dapatkan dari MoU tersebut," jelas dia.

Source: Republika
0

Inikah tampilan News Feed terbaru Facebook?


tampilan News Feed terbaru Facebook

Seperti apakah tampilan terbaru News Feed yang akan dikeluarkan Facebook besok mengundang banyak pihak bertanya-tanya. Hal ini dikarenakan Facebook sendiri melakukan promosi besar terkait peluncuran wajah barunya ini.

Promosi ini sendiri mengingatkan kita terhadap peluncuran Facebook Search Graph. Padahal, publik tidak pernah menyangka bahwa Facebook akan meluncurkan fitur tersebut. Maka dari itu, kehadiran acara satu ini dipastikan tidak kalah hebohnya.

Tech Cruch (6/3) sendiri mencoba mencari tahu sebenarnya seperti apa News Feed terbaru yang akan diluncurkan Facebook. Namun, meski sudah mencari informasi melalui pegawai Facebook, hanya sedikit bocoran yang bisa didapatkan.

Dari beberapa bocoran itu, kemudian coba disusun oleh tim dari Tech Crunch dan akhirnya didapatkan sebuah rekaan mengenai News Feed baru Facebook.

News Feeds baru Facebook

Dilihat dari rekaan ini, terlihat bahwa ada beberapa hal yang berubah dan ditambahkan di News Feed terbaru Facebook. Mulai dari atas hingga bawah, hampir semua bagian News Feed mengalami perubahan.

Yang pertama bisa diperhatikan adalah adanya perubahan search bar yang berada di posisi paling atas. Search bar ini lebih lebar dan diawali dengan logo Facebook. Bagi Anda yang sudah menggunakan Graph Search, mungkin sudah tidak awam dengan tampilan search bar ini.

Sementara untuk kolom status bar, posisinya tetap. Hanya saja, kali ini agak lebih ramping dan simpel dari biasanya.

Di bawah status bar ini juga ditambahkan beberapa tombol yang memiliki fungsi masing-masing, yaitu Top Stories, Most Recent, Photos, dan Music. Untuk Top Stories dan Most Recent sendiri dulu berada di bagian kiri yang berguna untuk menampilkan posting terbaru maupun terbaik. Sementara untuk Photos dan Music bisa dibilang baru dan masih belum diketahui bagaimana aplikasinya.

News Feeds baru Facebook

Pembaruan nampaknya juga dilakukan di bagian periklanan. Setelah sebelumnya iklan mulai muncul di antara posting pengguna, kali ini iklan tersebut akan diperbesar lagi porsinya. Seperti yang nampak pada gambar di atas, iklan yang dimunculkan terlihat lebih banyak porsinya ketimbang posting para pengguna.

Selain itu, product manager Facebook, Josh Williams, juga mengatakan akan ada banyak lagi fitur News Feed yang tersegmentasi. Fitur tersebut adalah adanya Feed dari pihak ketiga seperti Instagram, RunKeeper, Foursquare, dan Foodspotting.

Sementara CEO Facebook, Mark ZUckerberg sendiri berjanji akan memberikan desain yang lebih kaya terhadap News Feed Facebook. Selain itu, News Feed yang akan diperbarui juga mendukung smartphone dan tablet sehingga aksesnya ke perangkat pintar tersebut akan lebih cepat dan nyaman.

Tidak sabar menunggu kedatangan News Feed baru Facebook? Kita harus menunggunya hingga besok, ketika News Feed ini akan 'ditelanjangi' oleh Facebook di markas mereka, Menlo Park, California, AS.

Source: Merdeka
0

APHI Ingin Helicopter Bisa Terbang Malam

Asosiasi Pilot Helicopter Indonesia

Jakarta | Asosiasi Pilot Helikopter Indonesia (APHI) menyarankan kepada pemerintah untuk meratifikasi larangan terbang malam dengan VFR bagi helikopter. Pasalnya, saat ini dari segi teknologi dan kemampuan pilot helikopter sudah dianggap cukup mumpuni untuk melakukan terbang malam dengan VFR.

“Keperluan terbang malam misalnya untuk medical evacuation cukup tinggi. Karena larangan terbang ini kalau ada kecelakaan di pertambangan harus tunggu sampai besok paginya, tentu ini sangat tidak efektif,” ujar Kapten Toos, salah satu pembicara di seminar tersebut.

Di tingkat internasional sendiri saat ini sudah ada 11 negara yang sudah memperbolehkan helikopter untuk terbang malam secara penuh, antara lain Swiss dan Australia. Selain soal keperluan darurat, dari segi bisnis para operator helikopter saat ini juga merasa dirugikan dengan larangan tersebut. “Helikopter tidak optimal kerjanya, padahal sudah beli mahal,” ujar Kapten Toos yang juga Managing Director Whitesky Aviation.

Selain soal terbang malam, seminar tersebut juga membahas soal perkembangan operasi helikopter untuk kebutuhan yang memiliki potensi tinggi, seperti pariwisata. APHI juga ingin mendorong pemerintah, operator, dan sekolah-sekolah penerbang untuk dapat bekerjasama membuka kesempatan bagi pilot helikopter baru. Menurut APHI hal ini sangat mendesak karena kebutuhan pilot helikopter sampai 900 personel.

“Sebagian besar pilot helikopter sekarang di atas 45 tahun, banyak yang sebentar lagi mau pensiun dan akhirnya penerusnya kurang,” ujar Kapten Donny Hardjanto, Ketua APHI.(Septian)

Source: Angkasa
0

Denmark Menawarkan Kerjasama Ekonomi


Kerjasama ekonomi dengan Denmark
Jakarta | Pemerintah Denmark menawarkan kerja sama ekonomi dengan Indonesia melalui hubungan perdagangan dan pembangunan infrastruktur berbasis ekonomi hijau.

“Kami melihat perkembangan ekonomi Indonesia sangat menarik. Karena itulah kami menargetkan tahun 2016 volume perdagangan Denmark bisa dua kali lipat dibanding saat ini,” kata Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Martin Bille Hermann, di sela-sela acara Nusantara Dialogue Series VI : Chalenges And Opportunity for Sustainable Infrastructur Projects in Indonesia, kemarin.

Menurut Martin, Indonesia sangat potensial untuk diajak kerjasama dalam bidang ekonomi. Apalagi beberapa isu yang dihadapi Indonesia seperti dalam hal peningkatan efisiensi sektor energi pihaknya dapat membantu mencarikan solusinya.

Selain itu pihaknya juga melihat Indonesia adalah negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Bahkan diprediksi negara ini akan menjadi kekuatan ekonomi ketujuh dunia.

Beberapa sektor usaha yang diminati Denmark di Indonesia antara lain bidang pangan, pengolahan air bersih, energi, dan infrastruktur. Dia menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan Denmark cukup memiliki kemampuan yang memadai untuk menggarap sektor-sektor usaha diatas.

Ada beberapa perusahaan Denmark yang menyatakan berminta untuk berinvestasi di Indonesia. Itulah alasan mengapa saat ini ada sejumlah pengusahanya yang datang untuk bisa berinvestasi di Indonesia.

Managing Director PT Nusantara Infrastructure Bernadus Djonoputro mengatakan, pemerintah Indonesia dan Denmark telah melakukan dialog rutin untuk membahas berbagai potensi kerja sama ekonomi kedua negara. Dan Indonesia juga banyak belajar dari Denmark seputar ekonomi hijau. (faisal)

source: Poskota
0

Orang Kaya RI Bertambah, Pajak Juga Harus Bertambah


Hatta Rajasa Pidato Pajak
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyambut baik masuknya pengusaha-pengusaha Indonesia dalam daftar orang -orang terkaya dunia. Tapi hal itu seharusnya diimbangi dengan makin banyaknya orang kaya yang bayar pajak.

"Iya, kami bersyukur banyak orang kaya. Kami harapkan juga orang kaya itu membayar pajak yang benar sehingga ada kontribusi untuk pembangunan bangsa," kata Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa 5 Maret 2013.

Hatta mengegaskan, pemerintah terus memfasilitasi para pengusaha nasional untuk terus berkembang sehingga akhirnya menjadi orang-orang kaya. untuk itu dia mengingatkan, kewajiban pajak menjadi hal utama.

"Kalau orang kaya bertambah, harusnya pajaknya juga bertambah dong," katanya.

Pemerintah menurut Hatta juga terus menjaga gap atau jarak antara masyarakat kaya dan yang miskin agar tidak semakin lebar. dengan segala upaya yang dilakukan, dia mengklaim saat ini di antara negara-negara berkembang bahkan negara maju jurang perbedaan itu makin mendekat.

"Ada studi yang baru terkait masalah kesenjangan, kita lebih baik dibandingkan India, China, dan Meksiko," katanya. (sj)
0

Pembatasan Impor Biar Pengusaha Bangun Pabrik di Indonesia


Pemerintah menegaskan pengetatan impor bisa menjaga defisit neraca perdagangan tidak semakin melebar. Bukan membuat investor enggan berinvestasi di Indonesia. Besarnya pasar Indonesia lebih memberikan daya tarik pada investor untuk datang.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan tujuan pembatasan impor akan membuat investor membangun pabriknya di Tanah Air. "Ini cara dia terbebas dari pembatasan impor," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/3).

Menurutnya meski sudah dilakukan pembatasan namun tidak langsung membuat pengusaha berhenti melakukan importasi. Pasalnya, keuntungan yang didapat pasar Indonesia lebih besar daripada biaya impor itu sendiri.

Tingginya permintaan pasar pada barang impor, apabila tidak dijaga atau bahkan melakukan pembatasan ketat, akan memberi tekanan pada inflasi. Pembatasan akan menyebabkan kelangkaan yang bermuara pada kenaikan harga.

"Maka dari itu masalah impor bukan masalah investasi tapi masalah inflasi," katanya.(mdk/arr)

source: merdeka