0

Markas BUMN di Irak, Ini Para Peminatnya

 Menteri BUMN Dahlan mengaku tertarik membuka markas BUMN di Irak.

Usai mencanangkan pembangunan markas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Myanmar, Menteri BUMN Dahlan Iskan mulai melirik negara yang baru saja menghadapi pergolakan, Irak. Pemicunya, konsumen dari Irak dan Uganda ternyata menyukai produk senjata asal Indonesia.
Masuknya radar Irak sebagai pangsa pasar baru untuk produk barang dan jasa dari perusahaan pelat merah sebetulnya sudah lama diketahui.

Dari catatan VIVAnews, sedikitnya terdapat lima BUMN yang dikabarkan mulai mengincar proyek-proyek di negara yang pernah dipimpin Saddam Hussein itu. Kelima BUMN yang tergabung dan Indonesia Incorporated itu adalah:

 1. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Kepala Divisi BBM dan Gas PLN, Suryadi Mardjoeki, pernah menyatakan, perusahaan dapat berkontribusi untuk pembangunan di Irak yang sangat menjanjikan. Salah satu bidang yang dibidik adalah proyek berkaitan operasi dan perawatan pembangkit listrik.

 2. PT Pertamina

Pertamina sebetulnya telah mempunyai satu blok di Irak yang masih berhenti eksplorasinya, karena situasi di Irak yang belum kondusif.

Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan, menyatakan Pertamina telah masuk ke Irak sejak 2002 dengan mendapat Blok 3-Western Dessert. Namun, eksplorasi blok ini terhenti karena invasi Amerika Serikat ke Irak.

Selain Blok 3-Western Dessert, Pertamina juga mengincar pengoperasian lapangan Tuba di Irak.

Langkah Pertamina masuk ke Irak tampaknya tak terlalu sulit. Deputi Perdana Menteri Bidang Energi Republik Irak, Hussain Al-Shahristani, pada Juni lalu pernah menawarkan Pertamina untuk berinvestasi di lapangan-lapangan migas di negaranya, khususnya lapangan minyak super raksasa.

Untuk gas, Irak menawarkan tiga lapangan, yaitu Akkas, Mansuriyah, dan Siba. Rencananya, gas yang dihasilkan untuk pembangkit listrik dan industri petrokimia.

Sementara itu, untuk minyak, Irak menawarkan lima lapangan super raksasa, salah satunya adalah lapangan Majnoon. Majnoon merupakan salah satu lapangan super besar dengan cadangan 39 miliar barel dan diproyeksikan dapat memproduksi 1,8 juta barel per hari.

 3. PT Wijaya Karya Tbk

Kendati masih rencana, perusahaan konstruksi pelat merah ini pernah mengungkapkan adanya ketertarikan dari Irak agar Wijaya Karya membangun pabrik beton di negaranya. Bahkan, delegasi Irak pernah menyempatkan diri melihat pabrik beton milik Wijaya Karya.

Dengan teknologi yang dikuasai Wijaya Karya, BUMN karya ini mengaku siap membangun pabrik semacam itu di Irak. Namun, pabrik itu nantinya akan menjadi milik Irak setelah Wijaya Karya menjualnya.

 4. PT Hutama Karya

Sama seperti Wijaya Karya, perusahaan pemerintah ini juga bergerak di bidang konstruksi. BUMN ini diperkirakan juga tertarik berinvestasi di negara kawasan Timur Tengah.

 5. PT Adhi Karya Tbk

Walaupun mengutarakan niatnya hengkang dari aktivitas investasi di Timur Tengah, Adhi Karya termasuk salah satu BUMN yang pernah memiliki banyak proyek di kawasan kaya minyak itu.

Beberapa proyek Adhi Karya di Timur Tengah antara lain pembangunan rumah susun hak milik (rusunami) di Libya, pembangunan perumahan di Arab Saudi, dan pengembangan kawasan tambang di Irak.(art)

0

RI-Australia Saling Perkuat Industri Pertahanan, Ada Apa?

http://static.republika.co.id/uploads/images/square/menteri-pertahanan-australia-stephen-smith-kanan-bersama-menteri-pertahanan-_120904191730-110.jpgJAKARTA - Hubungan bilateral Indonesia Australia diperkuat dengan kesepakatan kerja sama pengembangan industri pertahanan antara kedua negara.

Dalam MOU yang ditandatangani Menteri Pertahanan Indonesia, Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pertahanan Australia, Stephen Smith, disepakati kedua negara akan saling menjajaki kerja sama untuk saling memperkuat industri pertahanan di masing-masing negara.

Pembahasan kerja sama  yang berlangsung di Kementerian Pertahanan Indonesia Jakarta, dipimpin oleh Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Menteri urusan Alutsista sekaligus Menteri Dalam Negeri dan Hukum Australia, Jason Clare.

Menristek Gusti Muhammad Hatta mengatakan dalam diskusi, perwakilan kedua negara saling bertukar pengalaman mengenai perkembangan industri pertahanan masing-masing. Selanjutnya, kedua negara akan mengidentifikasi industri pertahanan yang memiliki potensial kerja sama jangka pendek maupun jangka panjang.

“Diskusinya bagus sekali, dan kita akan menindaklanjuti pertemuan ini. Ke depan akan ada pertemuan antar industri pertahanan Indonesia dan Australia,” tegas Menristek.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat sebelum penggelaran Indonesia Defence Expo akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas lebih detail rencana kerjasama di sektor industri pertahanan.

Sementara itu, Menteri Urusan Alutsista sekaligus Menteri Dalam Negeri dan Hukum Australia, Jason Clare, mengatakan Australia sangat tertarik untuk menjajaki kerja sama di sektor pertahanan tersebut. Dalam pameran industri pertahanan Indonesia yang akan digelar 7-9 November 2012 nanti, akan ada 20 perusahaan industri pertahanan Australia yang akan ikut berpartisipasi.

Ini adalah peningkatan pesat dari pameran sebelumnya. “Pada Indo Defence Expo yang digelar 4 tahun lalu, hanya 1 perusahaan industri pertahanan Australia yang ikut. Kami sangat menanti tindak lanjut dari kerjasama ini,” Katanya dalam jumpa pers di Kementerian Pertahanan.

Kerja sama ini merupakan satu dari 3 MOU kerjasama yang ditanda tangani antara pemerintah Indonesia dan Australia pekan ini. Kemarin kedua delegasi telah menyepakati MOU kerjasama pertahanan dan kerjasama maritim dan SAR.

0

Ahli Indonesia Siap Bangun Jembatan Selat Sunda

 Jembatan ini tidak akan berakhir seperti Jembatan Kukar yang roboh.

http://us.media.viva.co.id/thumbs2/2010/12/03/100871_jembatan-selat-sunda_209_157.JPG
Desain Jembatan Selat Sunda
Kepala lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJKN) Tri Widjajanto, menilai pembangunan jembatan Selat Sunda oleh Indonesia bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

"Saat ini saya rasa Indonesia sudah siap untuk membangun jembatan sekelas jembatan Selat Sunda," jelasnya dalam konferensi pers di kantor Badan Pegawas Jalan Tol, Jakarta, Rabu 5 September 2012.

Tri menampik adanya kekhawatiran terjadinya peristiwa yang sama dengan jembatan Kukar yang roboh tahun lalu. Menurutnya, sumber daya manusia Indonesia yang akan membangun jembatan Selat Sunda cukup mumpuni untuk mencegah insiden yang sama terulang kembali.

Dari segi tenaga ahli, direktur utama Hutama Karya ini juga mengungkapkan bahwa indonesia siap. "Kita punya ahli geologi, ahli tanah, ahli beton, dan konstruksi untuk bagian atas jembatan," jelasnya.

Untuk konstruksi Jembatan Selat Sunda sendiri, Tri memastikan akan digunakan model suspensi ataupun dengan kabel. Dia mengatakan, dua jenis jembatan ini sebelumnya pernah dibangun di Indonesia.

"Untuk jembatan yang dibangun di atas laut pun kita sudah berhasil," ujarnya.

Dia memaparkan, untuk menjamin tidak akan terjadi insiden seperti Jembatan Kukar, proses pembangunan dari awal hingga akhir harus sempurna. Mulai dari pra-studi kelayakan, studi kelayakan, pengerjaan awal, konstruksi sampai perawatan akhir, harus dijaga kestabilannya.

"Kalau semua itu dijalankan dengan baik, maka tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan," kata dia. (sj)

0

Simpati tawarkan paket internet 7,2 mbps

Denpasar - Telkomsel gelar promosi spesial bagi pelanggan simPATI berupa paket internetan sebesar 2 GB dengan harga Rp 60.000 dan masa berlaku selama 45 hari dengan kecepatan hingga 7,2 Mbps.

Pelanggan juga dapat menikmati paket internet hanya Rp 20.000 dengan kuota sebesar 500 MB untuk 30 hari, kata Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra, Hasan Kurdi, di Denpasar, Rabu.

"Dengan kedua pilihan paket tersebut, kini pelanggan simPATI dapat merasakan betapa asyik chatting, browsing, social networking, email, upload, dan download di ponsel cukup dengan mengakses *999#," ucapnya.

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, simPATI berkomitmen untuk selalu menghadirkan keceriaan guna mendukung kebutuhan komunikasi dan akses internet para penggunanya.

Sebagai salah satu wujud keceriaan tersebut dengan mengusung tagline baru My simPATI, My Style, simPATI menggelar lomba Dance Like Agnes yang merupakan kompetisi joget untuk mencari 20 pemenang di tingkat nasional.

"Mereka yang terpilih akan ikut menjadi penari pada Konser 20 Tahun Agnes Monica yang dijadwalkan Desember 2012," kata Hasan Kurdi didampingi Head of ICT Network Management Telkomsel Regional Bali Nusra, Ganot Sunoto.

Telkomsel menyadari jumlah pengguna mobile internet terus bertambah seiring dengan semakin tinggi kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi maupun hiburan terkini.

"Kompetisi Dance Like Agnes merupakan salah satu perangkat bagi kami untuk memberikan gambaran wujud keceriaan dan gaya hidup penuh mobilitas, yang diidentikkan dengan karakteristik pengguna simPATI," katanya.

Untuk mengikuti kompetisi itu, peserta cukup mengakses www.DanceLikeAgnes.com, kemudian mengunggah (upload) hasil karya video dance tersebut.

Video dance yang dikirim merupakan karya yang dikreasikan dengan beberapa gerakan Agnes Monica yang muncul pada iklan simPATI di televisi. Peserta dapat mulai mengirim video dance pada 5 September 2012.

Dari seluruh video yang masuk, Agnes Monica akan memilih 200 yang terbaik untuk kemudian dipilih oleh publik melalui microsite www.DanceLikeAgnes.com.

Menurut Hasan Kurdi, sebanyak 20 pemenang dengan vote/like terbanyak akan dapat mengikuti proses pelatihan bersama Agnes Monica dan NEZindaHOOD di Jakarta.

Selain itu, masing-masing pemenang juga akan mendapatkan berbagai hadiah berupa Samsung Galaxy S3, uang tunai Rp 10 juta, saldo T-Cash sebesar Rp 5 juta, pulsa simPATI senilai Rp 5 juta, dan paket internet 1 GB perbulan selama satu tahun. (*)

(Antara)
0

RI-Australia Teken Kerjasama Industri Pertahanan

http://www.beritasatu.com/media/images//medium/09022012191017.jpg
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro
“Ini adalah puncak dari kerjasama kita dengan Australia di bidang pertahanan. Kami mencoba untuk menjaga hubungan seperti ini untuk kepentingan kedua negara.”

Indonesia dan Australia menandatangani kerjasama pertahanan dan industri pertahanan dalam sejumlah bidang, termasuk prospek kerjasama membangun depot pemeliharaan bagi empat pesawat angkut militer Hercules C-130 hibah dari Australia untuk Indonesia.

Perjanjian kerjasama itu ditandatangani oleh Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, dan Menteri Pertahanan Australia, Stephen Smith, Rabu (5/9), setelah keduanya mengadakan pertemuan bilateral, sejak Selasa.

“Ini adalah puncak dari kerjasama kita dengan Australia di bidang pertahanan. Kami mencoba untuk menjaga hubungan seperti ini untuk kepentingan kedua negara,” ujar Purnomo, dalam jumpa pers bersama Smith, Menteri Ristek dan Teknologi, Gusti Hatta, dan Menteri Dalam Negeri, Hukum dan Materi Pertahanan Australia, Jason Clare.

Menlu Australia mengatakan kedua negara telah sepakat untuk bekerja sama lebih erat dalam bidang kontra terorisme, bantuan kemanusiaan, bantuan bencana, keamanan maritim dan berbagi informasi intelijen.

“Perjanjian ini menjadi kerangka dasar untuk kerjasama praktis di semua bidang tersebut,” ujar Smith, sambil menambahkan bahwa kerjasama ini juga akan semaking meningkatkan koordinasi yang lebih baik untuk patroli maritim gabungan antara Indonesia dan Australia.

Tingkat latihan gabungan RI-Australia saat ini disebutnya berada dalam tingkat yang tertinggi selama dua dekade terakhir.

Kerjasama ini akan ditindaklanjuti dengan pembicaraan pada tingkat bisnis dan pejabat senior untuk menjajaki hal-hal yang dapat diwujudkan ini secara konkrit dari kerjasama ini.

“Akan ada juga kerjasama untuk membangun depot pemeliharaan [Hercules] C 130. Kerjasamanya dalam hal ini adalah untuk pemeliharaan dan overhaul pesawat,” ujar Menristek Gusti.

0

Panglima TNI: Belum Ada Pulau RI Dibeli Asing

 Semua pulau di Indonesia sudah diamankan, lewat patroli atau pasukan.

Kasus penjualan pulau yang menjadi bagian dari teritori Indonesia kembali mengemuka. Lima pulau di kawasan timur Nusantara dikabarkan telah dilego.

Saat dimintai tanggapan, Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, menegaskan bahwa belum ada pulau di Indonesia yang dibeli oleh pihak asing. "Sampai sekarang belum ada pulau yang dimiliki asing karena menjual pulau juga tidak mudah. Saya yakin itu tidak mungkin dilakukan," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 5 September 2012.

Agus mengatakan, semua pulau di Indonesia sudah diamankan, baik melalui patroli laut atau penempatan pasukan di pulau-pulau tersebut. "Khususnya pulau terluar karena itu yang rawan terhadap masalah perbatasan. Itu yang kami lakukan pengamanan," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membahas apakah situs yang telah mempublikasi penjualan pulau tersebut melanggar hukum atau tidak.

"Nanti itu kami bicara dengan Menkominfo kira-kira seperti apa, karena kalau masih dalam pengumuman seperti itu apakah sudah masuk pidana atau tidak, kami belum tahu."

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR, Tubagus Hasanuddin menyebutkan, berdasarkan hasil pengecekan, tak hanya dua, tapi lima pulau yang dijual.

Menurutnya, Komisi I sudah mengetahui pulau-pulau tersebut hendak dijual sejak enam bulan lalu. Sebagai antisipasi Komisi I telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah. "Pulau-pulau itu tidak bisa dijual," tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Penjualan pulau kecil di Indonesia juga pernah mengemuka tahun 2009 lalu. Sedikitnya tiga pulau terluar di Sumatera Barat terdaftar di situs www.privateislandsonline.com, sebagai pulau yang akan dijual.

Ketiga pulau yang diberi label "for sale" ini adalah Pulau Siloinak, Makaroni, dan Kandui. Pulau-pulau ini masuk dalam gugus wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pada situs yang beralamat di Kanada tersebut Pulau Siloinak ditawarkan seharga US$1,6 juta, Pulau Macaroni US$4 juta, dan Kandui US$8 juta. Dengan pantai yang berpasir putih dan ombak yang menggulung-gulung, ketiga pulau ini merupakan surga bagi pencinta surfing kelas dunia.

0

Senjata RI Laris, Dahlan Ingin Markas BUMN di Irak

 Markas di Irak ini untuk BUMN persenjataan dan energi

Melihat antusiasme pasar Irak pada produk persenjataan produk Indonesia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, berkeinginan membangun "markas" BUMN di negara tersebut. Markas itu nantinya menjadi basis bagi BUMN masuk ke pasar kawasan tersebut.

"Rencana selanjutnya membuka (markas baru) di Irak untuk BUMN," ujar Dahlan Iskan di kantornya, Jakarta, Rabu, 5 September 2012.

Dahlan menjelaskan, markas baru BUMN di Irak ini nantinya bisa digunakan oleh perusahaan pemerintah yang bergerak di bidang persenjataan dan energi.

Besarnya antusiasme pasar Irak terhadap produk senjata Indonesia, sebelumnya disampaikan Dahlan usai kunjungan Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Syamsuddin ke Irak dan Uganda beberapa waktu lalu.

Pemesanan senjata serta pesawat dari Irak dan Uganda membuktikan kualitas produksi senjata Indonesia. Semua pesanan, akan diterima oleh tiga perusahaan BUMN tersebut.

 Markas Myanmar

Sementara itu, terkait ambisi Kementerian BUMN membuka kantor cabang di Myanmar terpaksa harus ditahan dahulu. Penundaan itu tak terlepas dari mencuatnya kasus kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di negara yang semula bernama Burma itu.

"Untuk kantor dan orang-orangnya sudah dapat, tinggal diresmikan. Namun, terpaksa ditunda karena ada kasus Rohingya," katanya.

Peresmian kantor BUMN baru kemungkinan baru bisa dilaksanakan usai kondisi Myanmar dianggap kondusif. Namun, Dahlan memperkirakan penundaan peresmian kantor BUMN ini akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Walau belum bisa memastikan waktu peresmian, Dahlan justru telah memasang target agar dalam enam bulan usai dibuka. Tiga BUMN yang membuka cabang di Myanmar, yaitu PT Wijaya Karya Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk dan PT Pertamina harus sudah mendapatkan proyek di Myanmar.

Awal yang cepat ini dianggap harus segera ditempuh BUMN Indonesia agar perusahaan bisa mulai bersaing dengan perusahaan asing lainnya di Myanmar. Alasan lain adalah perekonomian Myanmar ke depan diprediksi terus tumbuh. (art)


0

Hacker Teroris Bandung Resmi Tersangka

Berkas perkara milik Rizki yang merupakan jagoan hacking itu telah dinyatakan lengkap oleh  jaksa.
Ilustrasi hackerMawan Kurniawan alias Ashaburayatisud yang ditangkap Detasemen Khusus 88/Antiteror Mabes polri di Kelurahan Cisaranteun, Kecamatan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat pada Kamis (30/8) akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi mengenakan sejumlah pasal pada lelaki yang diduga punya keahlian meng-hack (meretas) situs internet untuk mendapatkan pendanaan untuk kasus terorisme itu.

"Sudah resmi tersangka. Kita kenakan pasal 15 junto 11, 13 (a) (c), UU Anti Teror, Pasal 30 UU Informasi dan Transaksi Elektronik, dan pasal 5 UU Tindak Pidana Pencucian Uang," kata penyidik Densus yang meminta tak disebutkan namanya, Rabu (5/9).


Mawan yang lahir pada 14 September 1981 dan beralamat di Perum Pawenang II No A3, Arcamanik, Kelurahan Cisaranteun, Bandung Timur itu diduga membantu Rizki Gunawan. Rizki Gunawan adalah tersangka teroris yang ditangkap Densus  di Jakarta Mei lalu.


Berkas perkara milik Rizki yang merupakan jagoan hacking itu telah dinyatakan lengkap oleh  jaksa.


Seperti diberitakan, Rizki, sarjana muda akutansi ini berhasil membobol sebuah situs multi level marketing (MLM), dan mendapatkan dana Rp 5,937 miliar.


Uang miliaran rupiah itu digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan aksi terorisme, setelah sebelumya 'dicuci' dengan cara dibelikan beberapa benda di Medan, Sumatera Utara yang juga telah disita Juni kemarin.


Aset-aset itu diantaranya adalah ruko tiga lantai di Azam Square, satu unit rumah beralamat di jalan Karya Kasih, satu unit rumah di Jalan Ekawarni no 4, dan satu ruko di Jalan Jenderal Sudirman.


Selain itu, satu mobil Daihatsu, satu Toyota Avanza, satu pickup Mitsubishi, satu motor Kawasaki Ninja, satu motor Yamaha Jupiter, satu Yamaha Vega,  satu Honda Supra, dan dua Honda Vario. Juga ada peralatan elektronik senilai Rp36 juta yang dibeli dari Hongkong melalui website.


Dengan dana itu Rizki memberi dukungan pelatihan para militer di Poso senilai Rp 667 juta bersama tersangka lain, Cahya Fitrianta, yang juga telah ditangkap Mei lalu di Bandung.


Rizki juga terlibat dalam pendanaan pengeboman Gereja Kepunton, Solo pada 25 September 2011.


Situs yang dihack (diretas) oleh Rizki mempunyai server di Malaysia. Kini situs itu sudah down dan tak bisa  diakses lagi. Alamatnya di speedcashxxx.


Selain dengan Mawan, Rizki menghacking situs MLM untuk mencari dana operasi teror bersama Dedy Irawan (yang juga disiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri PN Medan), dan  Andri Kurniawan alias Hendrik. Keduanya juga telah ditangkap pada Mei lalu.

(Berita Satu)