Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts
0

Cara memperbaiki hardisk bad sector secara mudah


Hardisk bad sector adalah hal yang paling di takuti para pengguna komputer. Bad sector hardisk bisa mengakibatkan komputer kita menjadi sering eror, lambat, kinerja komputer menjadi lemah. Bad sector Hardisk mempunyai 2 kriteria. bad sector mekanik, yaitu kerusakan hardisk yang di akibatkan karena kerusakan fisik, misal seperti tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebaiknya. Sedangkan yang kedua adalah bad sector software, yaitu kerusakan hardisk terjadi karena seringnya komputer yang mati mendadak, sehingga hardisk yang sedang sibuk tiba-tiba mati, atau arus putus, crash program di dalamnya dan sebagainya.
Bagi yang mengalami bad sector mekanik (fisik), sangat susah untuk memperbaikinya. Jalan lain dari itu mungkin anda musti mengganti dengan hardisk yang baru. Sedangkan bagi yang mengalami bad sector software, karena masih bisa ditangani, maka di sini saya akan memberika beberapa tips agar hardisk yang mengalami bad sector software bisa kembali normal.

Langkah Awal :

Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.
Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa software gratis berikut:

1. Easeus Partition Manager

Software gratis ini selain bermanfaat untuk membuat / mengedit partisi hardisk ( tampilan mirip Partition Magic), juga bisa digunakan untuk menghilangkan bad sector. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
- Jalankan Program Easeus partition Manager
- Pilih drive yang kira-kira ada bad sectornya ( untuk memastikan ada bad sectornya bisa juga di scan melalui easeus ini denganklik kanan drive Pilih menu Advanced > Check Partition )
Cara memperbaiki hardisk bad sector secara mudah

- klik kanan dan pilih delete
Cara memperbaiki hardisk bad sector secara mudah
- Ketika muncul informasi, maka pilih “Delete Partition and Delete Data”
- Kalau sudah selesai, klik menu Apply
- dan tunggu sampai selesei

jika masih mengalami kesulitan silahkan baca cara memperbaiki hardisk bad sector

0

Modal Rp 5 Juta, Aditya Ciptakan Teknologi Seharga Rp 75 Juta

Teknologi surface table. (Foto: engadget.com)
Teknologi surface table (Foto engadget.com)
Jakarta Perkembangan dunia teknologi mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi. Sayangnya, kecanggihan peralatan teknologi tidak dapat dirasakan secara merata sebab harga jual yang dibanderol produsen pun sangat tinggi.

Berangkat dari pertimbangan tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Raden Aditya Brahmana menciptakan sebuah teknologi di bidang informasi. Bersama kedua rekannya, yakni Farras Kinan dan Adiwidia Karyono P, mereka mengembangkan komputer berbentuk meja dengan layar touchscreen.

Karya yang diberi nama Surface Table itu berhasil memenangkan medali perak pada Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) pada Oktober lalu. Aditya bercerita, ide pembuatan Surface Table dimulai pada awal Februari 2012. Saat itu, dia bersama seorang temannya tengah menonton sebuah video mengenai produk komputer berbentuk meja dari Microsoft. Sebagai penggemar dunia IT, dia merasa ingin memiliki produk tersebut.

Namun, Aditya merasa, harga jual produk ini terlalu tinggi untuk ukuran kantong mahasiswa. Untuk setiap unitnya, produk ini dibanderol dengan harga USD 8.000 atau sekira Rp 75 juta. Padahal, menurut mahasiswa jurusan Teknik Informatika itu, produk tersebut bisa dijual dengan harga yang jauh lebih murah. Bahkan, lanjut Aditya, dia mendapat tantangan dari temannya untuk mengembangkan produk serupa dengan imbalan Rp 10 juta jika berhasil. Merasa diberi tantangan, mahasiswa asal Jakarta ini serta-merta menerima peluang tersebut. "Awalnya tidak yakin juga bisa membuat produk ini," kata Aditya, seperti dikutip dari ITS Online, Senin (3/12/2012).

Selang enam bulan berlalu, Aditya berhasil mengejutkan temannya dengan menciptakan Surface Table hanya dengan modal Rp 5 juta. "Tentu saja dia belum menyiapkan uang taruhan kami karena yakin saya tidak bisa membuat Surface Table ini," paparnya sembari tersenyum.

Namun, pengembangan produk ini tidak selamanya berjalan mulus. Beberapa kendala dialami Aditya dan kawan-kawan dalam proses produksi Surface Table, seperti masalah dana dan ketersediaan komponen-komponen elektronik. Untungnya, sebagai tambahan modal, dia mendapat pinjaman sebesar Rp 3 juta dari seorang teman. "Sisanya dari tabungan saya sendiri," ujarnya Aditya.

Pemuda kelahiran 9 November itu menyebutkan, keikutsertaannya dalam Gemastik V hanya dilakukan dengan alasan iseng. Maka, dia mengajak kedua rekannya untuk ikut merapikan Surface Table agar layak dilombakan.

Adiwidia Karyono bertanggung jawab sebagai system analyst yang bertugas mencari masalah dan bug dari produk. Sedangkan Farras Kinan membuat video dan desain alat. "Kami adalah tim yang solid. Farras dan Adi bekerja hebat," urainya.

Saat perlombaan, Surface Table sempat mengalami kerusakan. Sensor optik yang menjadi salah satu komponen penting dari alat mengalami kerusakan. Mereka bertiga pun panik karena sensor optik yang digunakan pada Surface Table tidak dijual di Indonesia. "Kami berhasil menemukan sensor optik yang hampir sama setelah keliling kota Bandung, tapi sayangnya tidak bekerja dengan maksimal," papar Aditya.

Menurut mahasiswa peraih juara dua dalam e-Learning International Contest of Outstanding New ages (e-ICON) World Contest itu, Surface Table akan menjadi teknologi yang revolusioner. Sebab, katanya, komputer masa depan akan selalu terintegrasi dengan peralatan lain seperti cermin, meja atau lemari pendingin. "Bayangkan saja bila seorang arsitek bisa memanipulasi objek yang didesainya hanya dengan menggunakan tangan di atas permukaan komputer touchscreen di permukaan meja," tuturnya.

Saat ini, Aditya tengah berusaha untuk kembali memperbaiki produknya. Dia ingin mendesain Surface Table dengan desain yang cantik dan elegan sehingga, konsumen tidak akan ragu lagi untuk menggunakan produk ini. "Saya bercita-cita untuk mengkomersilkan alat ini," imbuh pembaca setia majalah IT Popular Mechanic itu.(rfa)


0

Cara Mudah Merawat Layar Sentuh

Cara Mudah Merawat Layar SentuhSAAT ini, hampir semua perangkat bergerak seperti ponsel pintar dan komputer tablet sudah menggunakan layar sentuh (touch screen). Berhubung cukup rentan, layar sentuh sebaiknya dirawat dengan baik. Berikut cara mudah merawatnya.

1. Beri lapisan pembungkus layar sentuh terbaik.

2. Tutup layar jika tidak sedang digunakan agar tidak gampang tergores.

3. Gunakan kain mikrofiber yang biasa digunakan untuk membersihkan lensa kamera atau kacamata.

4. Selalu tiup debu dan kotoran dari layar. Jika ingin membersihkan layar dengan kain, lakukan gosokan secara memutar.

5. Bersihkan tangan sebelum memegang ponsel pintar. (Antara/*/Ol-12)



© Media Indonesia
0

Virus Komputer Baru Ancam Korporasi Dunia

 Menhan AS sampai turun tangan memperingatkan bahaya virus Shamoon.

Virus komputer (ilustrasi)
Virus komputer baru mengancam dunia, terutama untuk kalangan korporat. Tak tanggung-tanggung, bahkan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panneta sampai turun tangan dan memperingatkan akan bahaya virus yang diketahui bernama "Shamoon" tersebut.

Perusahaan minyak milik pemerintah Arab Saudi, ARAMCO, telah menjadi korban serangan virus yang juga memiliki nama W32 Disttrack ini. Beberapa hari setelah menyerang ARAMCO, virus itu juga menghantam jaringan komputer milik perusahaan gas alam asal Qatar, Rasgas.

Menurut Panetta, Shamoon memang mengincar jaringan komputer korporat besar, terutama di bidang energi. "Lebih dari 30.000 komputer yang terjangkit kini sudah dianggap tak berguna dan harus diganti," kata Panetta, saat berbicara di suatu forum pebisnis di New York, dikutip dari laman Reuters.

Lalu seperti apa cara Shamoon bekerja? Perusahaan antivirus Symantec pun menjelaskan proses kerja Shamoon atau W32 Disttrack, yang terdiri dari tiga komponen: dropper (taruh), wiper (hapus), dan reporter (lapor).

Menurut penjelasan di situs Symante, di komponen dropper virus itu dilepas dan masuk ke sejumlah file resources, yang secara umum beroperasi di sistem operasi Windows. Setelah masuk, virus ini pun mulai menggandakan diri dan masuk untuk mengeksekusi diri.

Setelah masuk dan mengeksekusi diri, wiper pun akan bekerja. Setidaknya sejumlah komponen fungsional akan dihapus. Virus Shamoon ini pun akan menghapus sejumlah driver yang telah eksis di sejumlah lokasi, kemudian overwrite atau menulis ulang program dengan driver lain.

Setelah itu, reporter pun akan beraksi. Komponen ini akan mengirimkan data atau berikan laporan kepada pelaku yang mengirim virus itu, Data yang dikirim antara lain nama domain [DOMAIN], jumlah file yang di-overwrite [MYDATA], IP address [UID], dan sejumlah angka lain secara acak [STATE].

 Amatir?

Dalam penjelasan Leon Panetta, Shamoon akan secara otomatis mengganti data-data sistem yang penting. Kemudian virus itu akan mengganti dengan gambar sebuah bendera AS yang terbakar. Semua data riil di komputer pun akan diganti dengan sesuatu yang disebut Panetta, "data sampah".

"Bayangkan dampak serangan seperti ini bagi perusahaan Anda," kata bekas Kepala Badan Intelijen Amerika (CIA) ini, kepada para pebisnis.

Dalam pidatonya, Panetta pun meminta kalangan korporat untuk bekerja sama meningkatkan pertahanan cyber secara nasional. Panetta juga mengungkit mengenai bahayanya serangan denial of service (tolak layanan) yang melanda sejumlah bank di AS. Ini menyebabkan layanan perbankan di AS terganggu.

"Meski jenis taktik ini bukanlah hal baru, skala dan kecepatan yang ditimbulkan tidak bisa diperkirakan," kata Panetta.

Tapi menariknya, peneliti lab di perusahaan antivirus Kaspersky, Dmitry Tarakanov, mengatakan virus ini tidak dibuat oleh programmer kelas atas. Banyak sejumlah kesalahan yang dibuat, termasuk perbandingan tanggal yang cacat dan mengganti lowercase dengan uppercase dalam pemrogramannya. Ini menyebabkan tingkat kegagalan terbilang tinggi.

"Ketimbang menggunakan string dalam format yang tepat, penulis malware menggunakan '%S%S%d' dengan uppercase 'S'. Ini menyebabkan gagalnya fungsi 'sprintf' dan tak ada string dalam full path yang diciptakan. Ini berarti tak ada file yang didrop. Tak ada file, tak ada eksekusi. Jadi malware Shamoon tak berfungsi untuk mengeksekusi program lain," demikian pernyataan Tarakanov, dikutip dari ZD Net.

Kaspersky pun menduga malware ini dibuat para amatir. "Kami memiliki petunjuk bahwa orang-orang di balik malware Shamoon bukanlah programmer kelas atas. Dan kesalahan alami yang dibuat memperlihatkan bahwa skill mereka masih amatir saat mereka menciptakan malware penghancur yang bisa melakukan replikasi mandiri (self-replicating)," demikian kesimpulan yang dibuat Tarakanov.

 Tak Baru

Shamoon bukanlah virus pertama yang memiliki dampak merusak secara dahsyat. Sebelumnya, mengutip Bussiness Week, telah dikenal virus Stuxnet yang menjebol data-data perusahaan dari sistem SCADA dan mengirimnya ke internet.

Stuxnet pun dikenal luas ketika diketahui menyerang instalasi nuklir Iran. Parahnya, Stuxnet bisa mengambil alih kendali terhadap peralatan industri. Stuxnet dipercaya ditargetkan untuk melumpuhkan sebuah peralatan yang digunakan untuk pengayaan Uranium. Ada juga yang menyebut Stuxnet bisa memberikan informasi secara detail mengenai situasi di instalasi nuklir Iran.

Kemudian muncul pula virus baru yang identik dengan Stuxnet, yaitu Duqu. Duqu bertujuan untuk mengambil data intelijen dan aset dari beberapa perusahaan. Misalnya produsen sistem kontrol industri, sehingga bisa digunakan untuk menyerang pihak ketiga dengan sangat mudah.

Selain itu dikenal pula virus Flame. Mengutip CBS News, virus ini diketahui dapat menyedot informasi dari komputer yang dijangkiti virus, juga perangkat seluler di dekatnya. Virus ini juga mampu mengendalikan keyboard dan mengambil citra layar.

Tidak hanya itu, Flame dapat mendeteksi bluetooth di sekitar komputer, seperti handphone dan laptop. Jika sudah terhubung, maka Flame akan menyedot informasi dari handphone target.(sj)

© VIVA.co.id
0

Tim Olimpiade Komputer Indonesia Raih Medali

komputer110Jakarta – Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2012 diajang International Olympiad in Informatics (IOI) ke-24 berhasil meraih medali emas dan tiga medali perunggu.

Medali emas disumbangkan oleh Nathan Azaria (SMAN 2 Purwokerto) dan tiga medali disumbangkan Jonathan Irvin Gunawan (SMAK 1) BPK PENABUR Bandung), Cakra Wishnu Wardhana (SMAN 8 Yogyakarta) dan Muhammad Aji Muharrom (MAN Insan Cendekia Serpong.

Dalam dua hari pertandingan yang dilakukan, Nathan (ranking 37) nyaris menyumbangkan medali emas untuk Indonesia, dengan berhasil mengumpulkan nilai total 326 (nilai maksimal 600) sebenarnya Nathan hanya membutuhkan tambahan nilai 36 untuk bisa masuk ke zona emas. Begitu pula dengan Jonatahan Irvin Gunawan (ranking 82) yang mengumpulkan nilai total 232 hanya membutuhkan tambahan angka 5 untuk bisa masuk ke zona perak. Sementara itu, Aji (ranking 105) berhasil mengumpulkan nilai 195 dan Cakra (ranking 121) mengumpulkan nilai total 181.

“Dengan perolehan tersebut, secara umum berdasarkan perolehan medali, posisi Tim Indonesia menempati posisi ke 19 dari klasemen umum negara-negara peserta.

Juara umum diraih oleh tim dari Republik Rakyat China dan Rusia yang sama-sama berhasil meraih 4 medali emas, namun jika dihitung berdsaarkan perolehan poin, China masih lebih unggul. Sedangkan Italia selaku tuan rumah, berada di posisi setingkat di atas tim Indonesia dan sama-sama berhasil meraih 1 medali perak dan 3 medali perunggu,” kata Humas Tim Olimpiade Komputer Indonesia, Fauzan Joko, Minggu (30/9.

Dalam 17 kali keikutsertaan TOKI di ajang IOI sejak tahun 1995, secara keseluruhan 34 medali telah dikumpulkan yang terdiri dari 2 medali emas, 14 medali perak dan 21 medali perunggu. Tercatat hanya di tahun 1996 dan 1999, Indonesia gagal meraih medali. Sedangkan di tahun 2003, Indonesia gagal bertanding ketika IOI dilaksanakan di Kenosha, Amerika Serikat karena masalah visa.

Apapun yang telah dihasilkan dalam kompetisi kali ini kita patut berbangga dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya untuk semangat, perjuangan dan juga pengorbanan yang telah dilakukan oleh para siswa, pembina dan pihak Departemen Pendidikan Nasional yang telah bekerja keras dalam mengupayakan segala upaya untuk dapat meraih hasil yang terbaik demi mengharumkan nama baik bangsa dan negara dalam ajang kompetisi tingkat dunia di bidang informasika ini.(rizal)

0

Sebab Indonesia Sering Jadi Sasaran Peretas

http://image.tempointeraktif.com/?id=101344&width=200Singapura - Berdasarkan penelitian Kaspersky Lab pada Juli 2012, banyak perusahaan Indonesia yang menjadi sasaran peretas. Sekiranya 98 persen responden dari senior IT profesional merasa perusahaan mereka kerap mendapat serangan dari luar.

Director Corporate Sales Asia Pasifik Kaspersky, Gun Suk Ling, mengatakan peretasan mudah dilakukan di Indonesia karena warganya yang tergila-gila pada dunia jejaring sosial. Misalnya saja Facebook. Ketimbang negara lainnya, pengakses Buku Muka di Nusantara lebih banyak.

"Jumlah pengguna Facebook tertinggi pertama, diikuti Malaysia pada posisi kedua," kata Suk Ling ke Tempo, Kamis, 20 September 2012.

Suk Ling menyatakan masyarakat Indonesia begitu melek terhadap perkembangan teknologi. Tak cuma itu, angka pembajakan di negara ini juga besar. Namun, menurut Suk Ling, semua itu tidak diikuti dengan sistem perlindungan yang bagus. Bahkan banyak pengguna gadget yang tidak melindungi perangkat lunaknya.

Tidak hanya itu, statistik juga menunjukkan ada 700 juta pengguna komputer di Indonesia. Dari angka itu, 70 persennya pemakai perangkat mobile. Yakni menggunakan telepon pintar untuk berselancar di Internet. Karena itu mudah bagi peretas untuk sebarkan virus mereka. "Sebab telepon genggam tidak memiliki proteksi akan virus," kata Suk Ling.

Menurut Chief Marketing Officer Kaspersky Lab, Alexander Erofeev, selama satu tahun terakhir jumlah virus komputer berkembang lebih dari 80 persen. Bila di 2011 ada 70 ribu virus baru per hari, pada 2012 lahir 125 ribu penyakit komputer. Dan semua itu tersebar semakin cepat dengan aktifnya pengguna jejaring sosial, surat elektronik, serta mesin pencari.

Akibat retasan itu, banyak perusahaan yang kehilangan data bisnis. Sekiranya 54 responden di Indonesia yang merasakan hal demikian. Atas kasus itu, Erofeev menyarankan masing-masing perusahaan memasang sistem perlindungan bagi data komputer dari beragam jenis virus. "Mengamankan dan mengelola tiap perangkat komputer menjadi tugas penting untuk perusahaan masa kini," ujarnya.

0

Perusahaan Laptop Terbesar Dunia Siap Masuk Indonesia

 "Mereka bilang akan masuk dan sedang melihat pasar Indonesia."

http://us.media.viva.co.id/thumbs2/2012/01/04/138669_kunjungan-menteri-perdagangan-gita-wirjawan_209_157.jpgQuanta Computer, perusahaan asal Taiwan yang masuk dalam kategori produsen laptop terbesar di dunia dikabarkan akan berinvestasi di Indonesia dalam waktu dekat.

"Mereka bilang akan masuk dan sedang melihat pasar Indonesia," kata Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, di kantornya, Selasa 18 September 2012.

Gita mengungkapkan, informasi ini datang dari laporan gubernur Kepulauan Riau. Bahkan, investor tersebut telah melakukan pembicaraan yang cukup mendalam.

Dia memperkirakan, kepastian investasi tersebut akan jelas dalam beberapa bulan mendatang. Saat ini, terkait rencana investasi itu, belum ada laporan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Namun, sudah ada pembicaraan mengenai penjajakan untuk pengadaan tanah," jelas Gita.

Menurut Gita, Quanta berencana membangun pabrik laptop di Indonesia dan kemungkinan besar dijadikan basis produksi untuk kawasan regional dengan kapasitas yang cukup besar.

Meski mengaku belum ada laporan yang masuk, dia memperkirakan nilai investasi yang akan masuk cukup besar, karena Quanta bukanlah perusahaan kecil. "Mungkin ratusan juta dolar," ujarnya.

Gita mengharapkan, nilai investasi yang ditanamkan oleh perusahaan yang mendapatkan urutan 12 dalam daftar World’s Most Admired Companies 2008 oleh Majalah Fortune di Indonesia itu, nilainya tidak jauh berbeda dari perkiraannya.

Ketika dikonfirmasi mengenai kapan Quanta resmi beroperasi, dirinya mengatakan belum tahu pasti. "Tapi, mungkin secepatnya tahun ini, kalau melihat dari sisi perizinan dan sebagainya,” ujarnya.

 Imbas Investasi Foxconn

Investasi ini, menurut Gita, tidak lepas dari akan masuknya Foxconn ke Indonesia. “Biasanya, jika suatu perusahaan besar berinvestasi di suatu negara akan diikuti perusahaan besar lainnya ataupun perusahaan industri pendukung," ungkapnya.

Gita menganggap, kepastian Foxconn menanamkan modalnya merupakan salah satu faktor penarik perusahaan-perusahaan lain untuk datang berinvestasi di Indonesia.

Hingga saat ini, dia mengatakan, pihak Quanta masih melakukan studi mengenai kondisi yang ada di Indonesia. "Mungkin mereka meminta bahan dari Foxconn dan tidak mulai dari nol," tuturnya. (art)

0

Perusahaan Perakit iPad Akan Bangun Pabrik di Bintan

http://www.beritasatu.com/media/images//medium/18092012210353.jpg
Logo Quanta Computer
Pabrik di Bintan tersebut akan dijadikan basis produksi untuk memenuhi kebutuhan di pasar dalam negeri dan Asia Tenggara

Quanta Computer Inc., salah satu perusahaan Taiwan yang merakit iPad untuk Apple, berencana membangun pabrik di Indonesia, mengikuti langkah perusahaan senegara Foxconn Technology Group yang akan menanamkan investasi senilai US$ 5-10 miliar di Tanah Air.

“Quanta akan masuk ke Bintan, Kepulauan Riau. Kemarin gubernurnya datang untuk melapor dan sepertinya sudah ada pembicaraan yang cukup substantif antara kedua pihak,” kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di sela penandatanganan The Agreed Minutes of The 6th JC-ESTC and Second Protocol to Amend the MoU on Rice Trade antara Indonesia dan Vietnam di Jakarta, Selasa (18/9).

Menurut Gita, pabrik di Bintan tersebut akan dijadikan basis produksi untuk memenuhi kebutuhan di pasar dalam negeri dan Asia Tenggara. Quanta telah melakukan penjajakan pengadaan tanah untuk lokasi pembangunan pabrik tersebut.

Meski belum bersedia mengungkapkan jumlah investasi yang akan dikeluarkan Quanta, Gita mengatakan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut akan memulai investasi dengan nilai ratusan juta dolar Amerika Serikat (AS).

Gita mengatakan, Quanta kemungkinan akan memulai pembangunan pabrik tersebut pada tahun ini.

“Secepatnya, tahun ini mungkin bisa kalau dilihat dari sisi perizinan dan lainnya. Mereka bukan perusahaan kecil, potensi bisa sebesar Foxconn,” tambah dia.

Quanta merupakan perusahaan perakitan (original desain manufacturer) notebook terbesar di dunia yang berdiri pada 1988. Selain di Taiwan, perusahaan tersebut juga mendirikan pusat operasi di Asia, Amerika, dan Eropa untuk merakit sejumlah produk teknologi milik perusahaan terkemuka seperti Apple, Dell, HP, Sony, Sharp, Lenovo, dan masih banyak lagi.

Saat ini, Quanta mempekerjakan lebih dari 70 ribu tenaga kerja di seluruh dunia. Sepanjang 2011, Quanta berhasil membukukan pendapatan hingga 1,08 triliun Taiwan Dolar (Rp 349,52 triliun) dan dalam delapan bulan 2012, perusahaan tersebut telah mencapai penjualan 628,35 miliar Taiwan Dolar (Rp 203,56 triliun).

Dirjen Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo menambahkan, Quanta akan mempelajari ketentuan-ketentuan di Indonesia. Perusahaan tersebut juga akan melakukan studi seperti yang dilakukan Foxconn.

"Tapi studi yang dilakukan kemungkinan tidak dari nol. Itulah menariknya kalau ada industri besar seperti Foxconn masuk, karena akan diikuti oleh industri sejenisnya,” ungkap Iman.

Iman berpendapat, masuknya Foxconn ke Indonesia mampu menarik perhatian industri lainnya, termasuk yang sejenis maupun industri pendukungnya. “Jadi yang perlu kita lakukan adalah tidak hanya mempertahankan iklim investasi, tetapi mampu menunjukkan nilai yang baik bagi mereka sehingga mereka tertarik,” tambah dia.

0

ASEAN Foundation, Microsoft latih seribu UKM

Jakarta - ASEAN Foundation dan Microsoft Corpotaion meluncurkan program pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi lebih dari seribu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) berusia muda di delapan kota negara-negara ASEAN.

"Kami siap membantu pengusaha mikro di Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam untuk meningkatkan pertumbuhan dan persaingan melalui akses teknologi informasi bekerjasama dengan Microsoft," kata Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Makarim Wibisono, di Jakarta, Selasa.

Program pelatihan senilai 300 ribu dolar AS itu ditujukan bagi lebih dari 20 ribu pengusaha berusia 16-25 tahun selama dua tahun. Delapan kota yang menjadi lokasi pelatihan yaitu Padang, Bandung, Manado, Lombok, Bangkok, Chiang Mai, Metro Manila, dan Hanoi.

Presiden Microsoft Asia Pasifik, Tracey Fellows, mengatakan program pelatihan itu bertujuan berdayakan generasi muda untuk memulai bisnis dan menciptakan peluang secara mandiri.

Wujud pelatihan itu adalah pengembangan kurikulum Teknologi Informasi dan Komunikasi, pelatihan bagi calon pelatih ICT komunitas, dan program inkubasi e-business.

Di Indonesia, proyek pelatihan ICT bagi UKM melibatkan organisasi SOS Children Villages Indonesia selaku penghimpun pelaku-pelaku UKM.(I026)

0

10 Malware Teratas yang Meneror Indonesia

http://us.images.detik.com/content/2012/08/01/323/hack.jpgJakarta - Terjadi pergeseran konstelasi di daftar 10 besar malware yang terdeteksi di jagat maya Indonesia selama bulan Juli 2012 lalu. Tidak ada malware baru yang sangat istimewa hingga mampu menginfeksi demikian hebat.

Alhasil, program jahat yang beraksi di Tanah Air masih didominasi oleh malware bulan lalu seperti: seperti WIN32/Ramnit.A, LNK/Autostart.A, Win32/Somoto.A, dan hanya berbeda di eskalasinya saja sehingga posisi 10 besar ada yang mengalami perubahan.

Berikut 10 malware yang terdeteksi di Indonesia selama bulan Juli 2012 menurut perusahaan keamanan Eset.

 1. WIN32/Ramnit.A

Virus yang dikenal bandel dan membuat pengguna internet terganggu. Hingga bulan Juli lalu cukup banyak laporan komputer yang diserang oleh Ramnit.

Setelah mengalami penurunan di bulan-bulan sebelumnya, Ramnit kembali bertengger di puncak sejak Mei lalu hingga Juli ini. Virus berjenis trojan ini relatif aktif dalam penyebarannya.

 2. LNK/Autostart.A

LNK/Autostart.A adalah nama lain Win32/CplLnk.A, yaitu threat yang dibuat secara khusus atau malware shortcut yang memanfaatkan celah, dan belakangan ini juga dimanfaatkan oleh varian-varian dari Win32/Stuxnet.

Ketika user membuka sebuah folder yang berisi malware shortcut dengan menggunakan aplikasi yang menampilkan shortcut icon, maka malware tersebut akan aktif secara otomatis.

Malware berkategori worm ini sempat menghebohkan, setelah kembali aktif selama beberapa hari dan terdeteksi di Amerika Serikat dan Iran. Dampak serangan worm in meluas di beberapa negara besar yaitu 58% di Amerika serikat, 30% Iran, 4% lebih Rusia.

 3. Win32/Ramnit.F

Malware berjenis trojan ini mampu meng-copy dirinya yang akan memenuhi hard drive komputer yang terinfeksi. Virus ini biasanya bersembunyi di dalam aplikasi office, bahkan game.

Dengan kemampuannya membuka firewall dan menyamar menjadi program fake untuk mengumpulkan data penting seperti data transaksi, data keuangan sehingga sangat dianjurkan untuk segera menghapus jika ditemukan adanya indikasi virus Win32/Ramnit.F ini karena potensial menghambat kerja komputer dan merusak data yang tersimpan di dalamnya.

 4. Win32/Sality.NBA

Win32.Sality.NBA adalah salah satu program jahat ilegal yang ada pada Windows. Program tersebut mampu mangambil alih resources system dan memperlambat     kinerja komputer.

Beberapa program sejenis seringkali muncul dalam bentuk pesan-pesan maupun banner iklan sehingga mengganggu proses kerja. Sementara itu, malware juga merusak data yang tersimpan di dalam komputer.

 5. Win32/Somoto.A

Sebuah program komputer dalam bentuk adware yang berbahaya. Modusnya tampil sebagai iklan, user yang tidak waspada akan meng-klik dan seketika itu juga malware Win32/Somoto.A akan menginstall malware di dalam komputer korban.

Setelah berada di dalam, Somoto.A selalu memunculkan pop-up banner. Malware ini akan selalu terintegrasi dengan bugs komputer lain seperti keylogger, backdoors, dll.

Pekerjaan utama dari malware ini sebenarnya adalah merekam semua aktifitas online korban dan mengirimkan data penting korban ke komputer lain tanpa diketahui oleh si korban.

 6. HTML/Iframe.B.Gen

Ini adalah sejenis trojan yang berbahaya dan mampu membajak komputer berbasis Windows lalu menginstall backdoor di komputer tersebut.Html/Iframe.B.Gen mampu mematikan software antivirus, sekaligus memonitor aktivitas browsing user, bahkan menghapus registry entries.

Kehadiran malware yang diidentifikasi ESET sebagai HTML/Iframe.B.Gen juga bisa mengakibatkan sistem operasi pada komputer tidak mampu bekerja sama sekali sehingga sangat membahayakan keamanan semua data yang tersimpan di dalam komputer.

 7. Win32/Ramnit.H

Malware yang memanfaatkan security flaws agar hacker pengendalinya bisa masuk dan mengambil alih komputer yang menjadi target melalui koneksi jaringan.

Ramnit.H adalah malware berjenis trojan, dimana setelah berada di dalam komputer, ia akan mengirimkan file-file berbahaya, dan melakukan aktifitas tertentu, yang berdampak pada mandeknya kinerja komputer hanya dengan menambahkan entri file ke sistem registry dan sistem operasi.

Ramnit.H juga mampu memonitor aktifitas online korban, kemudian mencuri data-data keuangan seperti data kartu kredit, password, user name. Malware yang diidentifikasi Eset sebagai Win32/Ramnit.H in juga mampu mematikan sistem keamanan.

 8. INF/Autorun.gen

Deteksi terhadap INF/Autorun.Gen digunakan untuk menguraikan serangkaian malware yang menggunakan file autorun sebagai cara untuk mengkonfirmasi komputer-PC target yang berhasil diserang.

File tersebut berisikan informasi program yang dikembangkan untuk mampu melakukan run secara saat perangkat bergerak (misalnya USB flash Disk dan perangkat lain yang sejenis diakses oleh user yang menggunakan PC berbasis Windows).

Perangkat sistem keamanan eset mengenali malware INF/Autorun yang telah ter-install dan memodifikasi file autorun.inf, advance heuristic pada system keamanan Eset juga mengidentifikasi INF/Autorun sebagai salah
satu dari keluarga besar malware.

 9. Win32/Virut.NBP

Win32/Virut.NBP adalah polymorphic file infector yang terhubung dengan jaringan IRC dan dapat dikontrol secara remote.

Malware tersebut menyerang Executable file. Oleh sebab itu saat terinstall, Win32/Virut.NBP akan langsung mencari executables file dengan ekstensi .exe dan .scr.

Operasi yang dilakukan setelah terinstal adalah mengirimakan data dan perintah dari remote computer atau dari internet. Selanjutnya remote computer akan berkomunikasi dengan server yang menggunakan IRC protocol, yaitu irc.zief.pl dan proxim.ircgalaxy.pl.

 10. LNK/Exploit.CVE-2010-2568

LNK/Exploit.CVE-2010-2568 adalah hasil deteksi generic untuk malware shortcut files yang dirancang khusus sehingga mampu masuk melalui celah pada Windows. Celah CVE-2010-2568 adalah yang  umum dimasuki oleh Trojan dan biasanya menjadi satu bagian dari malware lain yang ikut masuk melalui celah Windows tersebut.

Meski update Windows telah dilakukan untuk menambal celah CVE-2010-2568, upaya untuk memanfaatkan celah tersebut masih tetap berjalan dengan cara menjadi bagian dari bots maupun bagian dari malware lainnya dengan modus menjadi vektor infeksi.

Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT. Prosperita-Eset Indonesia mengatakan, selama bulan Juli 2012 yang lalu memang relatif tidak ada malware istimewa yang mampu menginfeksi demikian hebat di Indonesia, sehingga masuk di 10 besar.

DNS Changer pun sebarannya sangat kecil dan tidak terbukti seperti yang digembar-gemborkan. Malware lama seperti Ramnit, dan Sality masih mendominasi dan masih banyak menginfeksi komputer di Indonesia.

"Perilaku kita dalam menggunakan komputer, berinternet dan bertukar data mempengaruhi resiko paparan malware. Selain itu aplikasi keamanan di komputer juga jangan sampai out of date, karena sekali kita kena, maka akan perlu banyak effort untuk menangani masalah malware tersebut," pungkasnya.( ash/fyk )

(Detik)
0

Microsoft: Nonaktifkan Windows Sidebar dan Gadget Sekarang!

Microsoft merilis pengumuman yang isinya menganjurkan pengguna Windows Vista dan Windows 7 untuk mematikan fitur Gadgets dan Sidebar, pada Kamis (12/7/2012).

Alasannya, dua fitur tersebut memiliki celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab untuk menyerang komputer.

Gadget dan Sidebar adalah kumpulan aplikasi mini berbasis platform XML, HTML, CSS, dan script yang memiliki fungsi tertentu atau menyajikan informasi spesifik -seperti laporan cuaca, pergerakan harga saham, atau kalender- pada pengguna.

Gadget berbentuk icon yang diletakkan di desktop tetapi berbeda dengan shortcut. Pada Windows Vista, gadget dikumpulkan di kolom khusus bernama Sidebar, sedangkan pada Windows 7 Gadget bisa ditempatkan di desktop dengan bebas.

Rupanya, menurut keterangan dari Microsoft, "Gadget yang di-install dari sumber yang tidak jelas bisa melakukan hal-hal berbahaya seperti mengakses file di komputer, menunjukkan konten yang tidak pantas pada pengguna, atau mengubah perilaku mereka kapan pun," tulis Microsoft seperti dikutip oleh TheRegister.

Celah keamanan utama pada Windows Gadget adalah memungkinkan eksekusi kode arbiter oleh seorang penyerang menggunakan akun yang sedang aktif. Apabila pengguna yang akunnya sedang aktif adalah seorang administrator, penyerang bisa mengambil alih sistem komputer.

Selanjutnya, si penyerang bisa meng-install program, melihat, mengubah, atau menghapus data,  atau membuat akun baru dengan hak penuh atas komputer.

Microsoft merilis peringatan ini untuk mengantisipasi presentasi Black Hat dari Mickey Shkatov dan Toby Kohlenberg. Kedua orang itu berjanji untuk memberitahukan soal "vektor serangan yang menarik" dalam presentasi berjudul "We Have You By the Gadgets (Kami Serang Anda Lewat Gadget)".

Software Microsoft Fix-it bisa digunakan untuk mematikan fitur Gadget serta bisa diakses dari alamat ini.

Sistem operasi Windows 8 dari Microsoft tidak lagi memiliki fitur Gadget dan Windows Live Gallery yang dipakai untuk mengakses Gadget dari desktop.

Sumber : Kompas
0

Potensi Pasar Komputer Lokal Masih Besar

 Potensi Pasar Komputer Lokal Masih Besar
Pameran komputer
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Produsen-produsen komputer lokal masih mempunyai pasar potensial, tapi tergantung pada bagaimana mereka menerapkan strategi pasar, demikian disampaikan analis pasar komputer personal dari International Data Corporation (IDC) Indonesia, Deddie Sionader.

"Salah satu strategi untuk memperoleh pangsa pasar yaitu penetapan harga jual," kata Deddie di Jakarta, Rabu.

Deddie mengatakan konsumen komputer di Indonesia masih cenderung menempatkan harga produk sebagai faktor utama dalam pemilihan perangkat kerja seperti komputer.

"Apalagi ketika ada isu penaikan harga bahan bakar minyak sehingga konsumen lebih mengalokasikan belanja untuk kebutuhan pokok dibanding pembelian produk teknologi dan informasi," katanya.

Namun, lanjut Deddie, konsumen komputer Indonesia sudah lebih melek akan spesifikasi produk yang sesuai kebutuhan mereka.

Deddie menambahkan produsen lokal juga dapat menerapkan strategi kualitas produk dan citra merek selain harga jual.

"Juga jangan hanya mengandalkan satu jenis produk terntetu. Diversifikasi produk lebih baik agar produsen dapat melihat kekuatannya ada di produk mana," katanya.

Pengapalan komputer di Indonesia pada kuartal pertama 2012, mengacu riset IDC, tumbuh 1,5 persen dibanding periode yang sama 2011.

Sementara, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia memperkirakan penjualan komputer 2012 meningkat 44,44 persen dibanding 2011.


0

Mahasiswa UNY kembangkan peta wisata elektronik

Yogyakarta (ANTARA News) - Seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta mengembangkan peta wisata elektronik Kota Yogyakarta untuk memudahkan wisatawan mencari lokasi yang ingin dituju.

"Peta elektronik itu dapat membantu para pendatang menemukan tempat-tempat wisata di Kota Yogyakarta. Peta tersebut dibuat dengan dimensi panjang 54 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 81 cm," kata Hadi Rismanto di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, Yogyakarta merupakan tempat dengan predikat kota pendidikan, budaya, dan seni yang menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di Indonesia. Namun, bagi wisatawan dari luar Yogyakarta yang baru pertama kali datang, bisa jadi kebingungan ketika berada di kota tersebut. Mereka tidak tahu mana saja tempat menarik yang dapat dikunjungi.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Yogyakarta telah menyediakan fasilitas layanan petunjuk jalan, di beberapa tempat dipasang peta berbentuk kotak persegi. Namun, peralatan penunjuk arah dan lokasi tersebut belum lengkap.

Akibatnya, kata dia, para pengunjung kurang jelas dalam memperoleh alamat yang diinginkan. Ada pula jasa pemandu wisata, tetapi mereka cenderung memasang tarif dengan harga tinggi, sehingga tidak terjangkau masyarakat secara luas.

"Hal itu yang menginspirasi saya untuk mengembangkan peta wisata elektronik berbasis mikrokontroler ATmega 8535. Pada alat itu terdapat delapan tombol menu," katanya.

Ia mengatakan, jika salah satu tombol ditekan, lampu indikator pada peta akan menyala, menunjukan lokasi tempat yang ingin dituju dan pada layar LCD menampilkan alamat lokasi tempat tersebut.

"Kategori tempat-tempat wisata, di antaranya museum, tempat bersejarah, pusat kerajinan, pasar, pantai, kuliner, dan hotel. Total lokasi wisata pada alat itu adalah 40 lokasi, dan pada masing-masing tombol terdapat lima referensi tempat wisata," katanya.

Menurut dia, untuk pengembangan ke depan akan dilakukan penambahan pada "port" sehingga jumlah objek atau tempat wisata bisa termuat lebih banyak lagi. Selain itu, juga masih diperlukan instalasi `keypad` agar data pada mikrokontroler bisa diubah sewaktu-waktu jika lokasi atau nama tempat berubah.(ANT)


0

Indonesia Juara Dua Pengguna Software Bajakan

59 persen pengguna komputer di Indonesia mengaku gunakan software ilegal.

Pameran Komputer 2011 (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
VIVAnews -  Lebih dari setengah atau 59 persen dari pengguna komputer Indonesia mengaku melakukan pembajakan peranti lunak (software) untuk komputer mereka.

Data ini merupakan temuan studi Pembajakan Software Global BSA (Business Software Alliance) 2011.

Dari 59 responden di Indonesia yang mengaku memperoleh software secara ilegal, 5 persen mengatakan selalu memperoleh
software secara ilegal. Sementara 14 persen responden mengatakan sering melakukan. Sebanyak 23 persen mengatakan melakukan pada saat tertentu. Sisanya, 17 persen mengaku hanya sekali meperoleh software secara ilegal.

"Jika 59 persen konsumen mengaku mencuri dari toko, aparat penegak hukum seyogyanya meningkatkan jumlah pengaman dan denda," ujar
Tarun Sawney selaku Direktur Senior Anti Pembajakan Asia Pasifik BSA dalam keterangannya di Pasific Palace Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa 15 Mei 2012.

Angka tersebut ikut berkontribusi dalam tingkat pembajakan software di Indonesia pada tahun 2011 yang mencapai 86 persen. Tingkat pembajakan tersebut berarti 8 dari 10 program yang di-instal oleh pengguna komputer Indonesia merupakan software tanpa lisensi.

"Dan ini artinya rata-rata setiap PC di Indonesia menggunakan software ilegal," sebutnya.

Tingkat pembajakan software di Indonesia pada 2010 mencapai 87 persen. Pada 2011 lalu, turun satu persen menjadi 86 persen.

"Indonesia termasuk tingkat pembajakan software yang tertinggi di Asia Pasifik," katanya.

Selain Indonesia, masih ada Bangladesh dengan tingkat pembajakan mencapai 90 persen, Pakistan 86 persen, Thailand 72 persen, Malaysia 55 persen. Artinya, Indonesia meraih posisi juara dua bersama Pakistan untuk tingkat pembajakan software tertinggi di Asia Pasifik.

Survei ini dilakukan perorangan kepada 518 responden komputer di Indonesia. Survei dilaksanakan pada Februari sampai Maret 2012.


VIVAnews
0

15 teknologi yang akan ditinggalkan

Ilustrasi Teknologi Layar Sentuh (inventors.about.com)

Jakarta (ANTARA News) - Nomor telepon akan segera ditinggalkan oleh konsumen teknologi pada masa mendatang seiring dengan inovasi dan kehadiran produk-produk baru.

"Ketika anak saya tumbuh setinggi rak server komputer, saya terpikir akan semua perangkat elektronika yang tidak lagi dia pakai meskipun pernah sangat berarti bagi ayahnya," tulis Pengamat teknologi dari Amerika Avram Piltch seperti dikutip laptopmag.

Piltch menyebutkan 15 peralatan dan konsep teknologi yang masih dipakai saat ini di Amerika, misalnya nomor telepon, tapi tidak akan dipakai lagi dalam beberapa waktu mendatang.

Kelimabelas teknologi itu yaitu (1) kabel internet rumahan seiring dengan perkembangan layanan komunikasi pita lebar (broadband); (2) kamera foto dan video akibat merebaknya fitur kamera pada telepon selular pintar (smartphone); (3) Jaringan telepon kabel setelah layanan telepon nirkabel meningkat; (4) komputer dengan waktu 'booting' lama karena semakin banyak perangkat komputer berakses cepat; dan (5) sistem operasi komputer 'berjendela' selepas Microsoft mengembangkan Windows 8 dengan fitur kotak pengguna antarmuka (user interface) yang dapat ditarik pada layar.

Teknologi lain yaitu (6) penyimpanan hard drive yang akan diganti sarana penyimpanan berbasis solid (solid-state storage); (7) bioskop dan (8) kacamata tiga dimensi seiring dengan merebaknya televisi dengan kualitas layar tinggi (high definition) dan perangkat suara tiga dimensi; (9) peralatan penunjuk atau tetikus (mouse) setelah ditemukan layar dengan kemampuan sentuh; (10) pengendali jarak jauh (remote control) karena perkembangan kendali dengan gerakan tangan dan suara semakin pesat.

Kelima teknologi terakhir yang juga akan ditinggalkan antara lain (11) nomor telepon yang akan diganti dengan obrolan melalui internet dengan kemampuan video seperti Skype, Google Talk, ataupun Facebook audio; (12) waktu utama pada stasiun televisi setelah sejumlah situs televisi menyediakan tayangan via internet (streaming); (13) mesin faksimili yang sampai sekarang juga sudah mulai diganti surat elektronik (e-mail); (14) cakram optik (optical disk) yang akan diganti layanan komputasi awan (cloud); dan (15) komputer meja (desktop) setelah sejumlah perangkat genggam elektronik seperti tablet dan ponsel pintar berkemampuan setara komputer meja.(I026)