Ada dugaan deal-deal khusus terkait pergantian pengelola gas di sumur Jambaran tersebut. Informasi yang diperoleh, sumber gasnya diketahui per hari bisa mencapai 200 juta kaki kubik, sedangkan kandungan gasnya di perut bumi bisa mencapai 1,1 trillun kaki kubik. Ini merupakan hal fantastis untuk pendapatan negara.
Field Public and Govermment Affairs Manager Mobile Cepu Limited (MCL), Rexy Mawardidjaya, kepada LICOM, Senin 905/11/2012) mengatakan, alasan beralihnya operator sumur Gas Jambaran MCL ke Pertamina adalah karena sumur itu adalah bagian dari wilayah ladang migas Blok Cepu. “Lokasi sumur Gas Jambaran itu berdekatan dengan sumur gas Tiung Biru yang sebelumnya telah dikelola Pertamina, meski keduanya berada di teritorial Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro,” terang Rexy.
© Lensa Indonesia
0 comments:
Post a Comment